oleh

Amukan Si Jago Merah Lahap Tiga Rumah Warga Pidada

5W1H, Bandar Lampung – Tiga rumah ludes terbakar dan satu rumah tertimpa reruntuhan penyebab kebakaran di Jl. Yossudarso Gg. Cendrawasih, Kelurahan Pidada, RT/ RW 10, Rabu (20/11/2019).

Salah seorang korban, Beti Sri Wahyuni (38), menyatakan bahwa kejadian tadi pagi ketika mengantar anak ke sekolah.

“Jadi saya nggak tau kejadiannya. Pas sampai rumah udah abis semua kayak gini, tapi tadi masih ada asap-asapnya pas sampai rumah,” ucapnya.

Menurutnya, barang-barang yang habis terbakar di antaranya, baju baju, lemari, dan TV juga.

Baca Juga  Dinas PU Bandar Lampung Anggarkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Drainase

“Penyebabnya dari arus pendek listrik. Katanya dari kemarin yang lain udah kecium baunya tapi saya sendiri nggak ke bauan, kayak bau kabel kabakar,” jelasnya.

Ibu berjilbab tersebut mengharapkan kalau bisa rumah ini mendapatkan bantuan perbaikan lagi dan juga terutama bantuan baju sekolah.

“Kan anak saya pengen sekolah. Besok kayak mana kalau gak ada seragam sekolah. Pasti anak saya kalau pulang nanti nangis,” tutur warga Jl. Yossudarso Gg. Cendrawasih, Kelurahan Pidada 3 RT/RW 10.

Baca Juga  Ketua DPRD Apresiasi Generasi Muda Peduli Lingkungan dan Sosial

Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung, M. Rizki membenarkan dengan informasi terbakarnya tiga rumah dan satu rumah tertimpa reruntuhan penyebab kebakaran.

“Ya pada hari ini jumlah yang terbakar tiga rumah dan satu rumah tertimpa reruntuhan. Untuk penyebab kebakaran masih Lidikpol,” tuturnya.

Menurutnya, waktu kejadian kebakaran pukul 08.39 WIB s/d 09:50 WIB di Jl. Yossudarso, Gg. Cendrawasih, RT10, LK1, Kel. Pidada,
Kec. Panjang.

“Total kerugian yang diderita para korban ditaksir mencapai Rp55 juta dengan rincian rumah pertama Bpk. Yulianto Rp±25 juta, rumah kedua Bpk. Langgeng Utomo dengan kerugian Rp±10 juta,” paparnya.

Baca Juga  Kepala Pusat Studi Kota: Pembaharuan Kependudukan Memang Perlu Dilakukan Secara Lebih Rutin

Kemudian, Rumah ketiga atas nama Bpk. Nurlani dengan kerugian:Rp±15 juta dan rumah keempat atap rumah tertimpa reruntuhan atas nama pemilik Bpk. Zulfikri dengan kerugian:Rp±5 juta.

“Unit yang dikerahkan ke lokasi sebanyak dua mobil suplay, satu mobil pemadam dengan total sebanyak 18 orang personel,” pungkasnya. (SA)

(Visited 22 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed