oleh

Bukti Sejarah Krakatau 1883 Akan Dipindahkan ke Lingkungan Pemkot Bandar Lampung

5W1H, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dalam hal ini Wali Kota Herman HN, berencana untuk memindahkan sebuah bukti sejarah kelamnya peristiwa meletusnya gunung Krakatau pada tahun 1883 lalu.

Bukti sejarah yang masih ada sampai saat ini adalah sebuah lampu suar kapal yang berada di Jalan Wr Supratman, Gang Kemas Suara, Rt 11, Lingkungan 3, Desa Kampung Baru, Kelurahan Gedong Pakuon, Kecamatan Telukbetung Selatan.

Diketahui pada masa silam ketika meletusnya gunung Krakatau, sebuah lampu suar kapal terhempas berpuluh kilometer dan akhirnya mendarat disekitar pemukiman warga.

Untuk tetap menjaga adanya bukti sejarah tersebut, Wali Kota Herman HN berencana akan memindahkan lampu suar kapal itu ke lingkungan kantor Pemkot setempat.

Baca Juga  Jajaran Pemkot Sambut Baik Gelaran Sensus Penduduk Online 2020

“Barang sejarah ini kita pindahkan ke halaman pemda karena di tempat ini tidak ada yang lihat, kalo di lingkungan pemkot banyak warga yang melihat,” ujar Wali Kota Herman HN saat meninjau ke lokasi, Rabu (30/10).

Tidak hanya memindahkan, Wali Kota Herman HN juga akan membuat sebuah prasasti yang menandakan di lokasi tersebut ada bukti sejarah letusan Gunung Krakatau 1883 setelah dipindahkan ke lingkungan Pemkot.

“Ini asli sisa meletusnya Gunung Krakatau tahun 1883, nanti kalo lampu itu sudah pindah di tempat asalnya kita buatkan prasasti,” kata Herman HN.

Baca Juga  Pemkot Bandarlampung Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Kemudian kondisi lampu suar kapal itu pun akan turut diperbaiki oleh Pemerintah Kota setempat. “Lampu suar itu bawahnya sudah hancur, gak apa-apa nanti dibagusin lalu kita pindahkan ke halaman Pemkot Bandar Lampung,” lanjutnya.

Sementara itu Camat TBS Ichwan Adji Wibowo mengatakan bahwa pemindahan tersebut adalah inisiatif dari Wali Kota Bandar Lampung Herman HN yang ingin menjaga kearifan lokal.

“Rencananya barang bersejarah ini akan dipindah dan dibuatkan monumen di lingkungan pemkot dan ditempat semula akan dibuatkan prasasti oleh wali kota,” kata dia.

Pihaknya mengatakan, bahwa menurut tetua di wilayah itu memang lampu kapal suar berasal dari letusan Krakatau pada Tahun 1883 dan sejak itu keberadaannya tidak pernah berubah dari tempatnya sekarang.

Baca Juga  Bantu Berbagai Perkembangan di Unila, Herman HN Dianugerahi Penghargaan

“Untuk pemindahannya secara teknisnya itu Dinas PU kewenangannya,” kata dia.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan PU Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan menerangkan, pemindahan lampu suar kapal tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“Kami pindahkan secepatnya dan akan koordinasi dengan camat setempat. Kami bertugas soal teknis nah urusan non teknis biar camat yang mengurusnya, karena dari dulu banyak ingin memindahkannya tapi tidak terealisasi,” ujar Iwan. (AI)

(Visited 26 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed