oleh

Diduga Adanya Penyimpangan Distribusi, Warga Pekalongan Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

5W1HIndonesia.id, Lampung Timur – Sejumlah warga di Kec. Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mengeluhkan dengan terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kg di wilayah tersebut.

Terjadinya kelangkaan gas kuat dugaan lantaran adanya penyimpangan distribusi di pasaran lantaran lebih mengutamakan terhadap pengusaha rumah makan, rumah tangga mampu dan lainnya.

Baca Juga  Hati-hati!! Pohon Tumbang Ancam Warga Bandar Lampung.

Padahal, elpiji 3 kg adalah gas bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

Pasalnya, ketika warga yang benar-benar membutuhkan mencari gas di sejumlah pangkalan ataupun pengecer selalu kehabisan barang konsumtif untuk keperluan memasak tersebut.

Bahkan, selain kesulitan mendapatkan barang, warga juga harus membayar dengan harga mahal berkisar Rp 25 ribu pertabungnya di tingkat pengecer.

Baca Juga  Gubernur Arinal Raih Penghargaan Itera Adi Karsa Madya Tahun 2020

Sementara, jika mendatangi pangkalan harganya jauh lebih murah yang dibanderol Rp 18 ribu juga dijual seharga Rp 20 ribu pertabungnya.

“Iya, susah banget nyarinya. Sudah keliling kemana-mana gak dapat-dapat,” ungkap Sri, warga Pekalongan, Minggu (8/11/2020).

Baca Juga  Herman HN: 3M Jadi Kunci Cegah Penyebaran Virus Corona

Menurutnya, kondisi kesulitan membeli tabung gas elpiji 3 kg tersebut sudah terjadi sekitar dua bulanan ini.

“Ya, kondisi begini udah hampir dua bulanan lah. Pokoknya, kalau cari di pangkalan atau warung-warung selalu kehabisan,” bebernya.

(Visited 71 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed