oleh

Hutama Karya Gelar Operasi Microsleep Bagi Pengendara Tol di KM 306

5W1HIndonesia.id, Sumatera Selatan – PT Hutama Karya (Persero) ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) kembali menggelar Operasi Microsleep.

Operasi Microsleep bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan tol.

Pelaksanaan operasi tersebut digelar di Rest Area Terpeka KM 306, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (25/7/2021) dini hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, gelaran Operasi Microsleep dilaksanakan mulai sekitar pukul 3.00 WIB.

Personel yang diterjunkan dalam giat tersebut mulai dari petugas jalan tol, anggota dari PJR serta kamtib dari personel TNI Marinir Provinsi Lampung.

Dalam aksinya, petugas memberhentikan kendaraan-kendaraan yang sedang melintas di jalur tol dengan mengajukan beberapa pertanyaan terkait kondisi pengendara.

Baca Juga  Tol Trans Sumatera Tingkatkan Perekonomian dan Pariwisata di Bandarlampung

Jika kondisi pengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk maka diminta sejenak untuk beristirahat.

Pihak HK juga menyediakan minuman hangat seperti kopi dan teh serta beberapa roti bagi pengendara yang menyempatkan diri untuk beristirahat.

Untuk kendaraan yang sudah selesai diperiksa diberikan stiker oleh petugas sebagai tanda telah dilaksanakan pemeriksaan.

“Ya, operasi kali ini adalah Operasi Microsleep yang dilakukan Hutama Karya untuk yang kesekian kalinya demi melaksanakan dan menerapkan standar pelayanan minimum jalan tol di poin keselamatan,” jelas Yoni Satyo Wisnuwardono, Branch Manager PT Hutama Karya (HK) ruas Tol Terpeka.

Menurutnya, tujuan utamanya adalah mengurangi dan menekan angka lakalantas yang terjadi di jalan tol.

Baca Juga  Lurah Gunung Sari: Kehadiran Kampung Pelangi Bisa Buka Lapangan Pekerjaan

Personel yang diturunkan mulai dari petugas jalan tol, termasuk dengan anggota dari PJR dan kamtib dalam hal ini TNI marinir Provinsi Lampung.

“Kondisi saat ini mayoritas penyebab lakalantas 65 persen adalah dari faktor manusia atau pengemudi yang lalai atau mengantuk,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini cukup efektif karena dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sampai dengan 50 persen.

“Kalau perhitungan kami yang terakhir di angka 50-55 persen efektif untuk menekan angka kecelakaan,” beber Yoni.

Microsleep ini adalah salah satu bagian dari kampanye SETUJU, kata dia, dari Hutama Karya yaitu Selamat Sampai Tujuan.

“Mungkin yang pertama adalah tertib di jalan tol, kedua tidak overload dan overdimension, ketiga tidak mengantuk sehingga angka lakalantas dapat ditekan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Baca Juga  Memasuki Arus Balik Lebaran, 2.000 Pemudik Dilakukan Pemeriksaan di Pos Penyekatan Tol Ruas Bakter

Sementara itu, salah seorang pengendara, Dwi menanggapi positif dengan kegiatan operasi mengantuk yang dilaksanakan oleh PT Hutama Karya.

“Cukup baik sih dengan adanya kegiatan ini. Apalagi bagi driver-driver yang melintas di jalan tol ini,” ucap supir travel dari Palembang tujuan Lampung Tengah tersebut.

Menurutnya, bagi supir yang kelelahan melaksanakan perjalanan jauh bisa menyempatkan waktu untuk beristirahat sejenak.

“Nah, kalau yang jarak dekat jika tidak mengantuk atau lelah bisa langsung melanjutkan perjalanan,” pungkas dia. (SA)

(Visited 36 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed