oleh

Komisi IV DPRD Lampung Soroti Perbaikan Jalan Ryacudu

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Bandar Lampung menyoroti perbaikan Jalan Ryacudu, Kota Bandar Lampung yang saat ini sudah dilakukan perbaikan dengan cor beton.

Pasalnya, jalan tersebut jika hujan besar airnya saat ini masih tergenang terus sehingga mengakibatkan jalan itu kembali cepat hancur.

“Nah itu jadi perhatian kita provinsi dan kota karena apa? Karena gorong-gorong atau drainase tidak ada pada kiri kanan jalan,” ungkap Azwar Yacub, saat menghadiri Kegiatan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil I Kota Bandar Lampung bersilahturahmi dengan Plh. Wali Kota Bandar Lampung, Badri Tamam, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga  Usai di Tugu Adipura, Puluhan Ribu Massa Gelar Aksi Penolakan Omnibus Law Sambangi DPRD Provinsi

Terkait persoalan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Lampung dan solusinya harus bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

“Karena itu kan ada kabel, tiang dan lainnya jadi kewenangan Pemkot,” ungkapnya.

Oleh karenanya, ia juga meminta Dinas Bina Marga Provinsi Lampung segera tindaklanjuti untuk berkomunikasi dengan Pemkot supaya sepanjang jalan itu tidak lagi tergenang air.

“Ya memang solusinya dengan gorong-gorong itu bisa benar dan air tidak menggenangi jalan lagi,” bebernya.

Baca Juga  Festival Kopi Lampung, Ajang Promosi Produk UMKM Lampung

“Kalau ini tidak dilaksanakan, ini tahun 2021 atau 2022 bisa ancur lagi jalan itu. Itu menjadi perhatian kita semua bagaimana sama-sama saling pro aktif,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan Jalan Ryacudu ini adalah jalan provinsi yang menjadi kewenangan provinsi termasuk saluran drainase.

“Kita sudah bekerjasama dan tim perencana saya juga sudah berkoordinasi dengan tim Dinas Bina Marga Provinsi Lampung,” paparnya.

“Dan mereka rencananya mau membangun drainase pada tahun ini namun masih belum tahu mau diarahkan kemana,” sambungnya.

Baca Juga  Bentrok Dengan Aparat, Klasika: Jangan Sampai Fokus Gerakan Terpecah

Jika kedalam Kota Bandar Lampung tidak bisa, ia menyarankan provinsi bisa mengarahkan ke kabupaten lain misalnya daerah Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.

“Kan sungainya besar dan tanahnya kosong, walaupun airnya agak tinggi tidak akan mengganggu masyarakat,” pungkas Iwan.

Dalam kegiatan reses tersebut dihadiri juga oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil I Kota Bandar Lampung di antaranya Ade Ibnu Utami, Budiman,Yusirwan, Kostiana dan Fauzan Sibron, Wakil Ketua. (SA)

(Visited 21 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed