oleh

Korlantas Mabes Polri Cek Protokol Kesehatan di Rest Area 87

5W1HIndonesia.id, Lampung Selatan – Korlantas Mabes Polri Katim Pamatwil Palembang-Lampung AKBP Choirun Elatiq meninjau posko keamanan dam kesehatan di rest area KM 87 jalur B, pada arus balik libur Hari Raya Natal 2020.

“Alhamdulilah rest area KM 87 jalur B berjalan dengan baik, penerapan protokol kesehatan juga berjalan dengan lancar. Posko kepolisian dan kesehatan juga tersedia,” kata Korlantas Mabes Polri Katim Pamatwil Palembang-Lampung AKBP Choirun Elatiq, di Bandarlampung, Senin (28/12/2020).

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan di rest area KM 87 jalur B berjalan dengan lancar, semua pengendara mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menerpakan 4 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

Baca Juga  Abaikan Jaga Jarak, BRI KCP Pekalongan Diserbu Warga

Selain itu, para pengendara tidak perlu takut untuk istirahat di rest area, karena terdapat pos pengamanan dari pihak kepolisian yang berjaga 24 jam secara bergantian.

“Ada posko pengamanan dari pihak kepolisian. Jadi, pengendara bisa lebih aman dan nyaman saat istirahat di reat area,” katanya.

Choirun menjelaskan, selain terdapat posko kemanan kepolisian, ada juga posko kesehatan dan layanan rapid test antigen bagi para sopir dan kernet mobil truk dan bus yang akan melaksanakan berpergian jauh.

Baca Juga  Raih WTP Beruntun, Bandar Lampung Dapat Alokasi DID 45 Miliar Tahun 2020

“Di sini ada posko kesehatan yang siaga 24 jam untuk mengecek supir dan kernet yang belum melaksanakan rapid test antigen. Bila belum rapid tes, maka diarahakan untuk melaksanakan rapid test tersebut,” katanya.

Rapid test antigen, diberikan secara cuma-cuma alias gratis kepada seluruh sopir dan truk yang akan berpergian jauh atau datang dari daerah lain.

Baca Juga  Kembangkan Potensi Laut Lampung, Gubernur Arinal Panen Perdana Keramba Apung Hasil Budidaya Polinela

“Jadi nanti supir dan kernet truk wajib rapid test antigen, dan menunggu sampai hasilnya keluar sekitar 20 menit. Bila non reaktif maka akan diberikan surat keterangan sehat. Bila reaktif maka akan di lakukan tes lanjutan oleh tim kesehatan lainnya,” ungkapnya.

Ia mengharapkan, pengendara tetap mematuhi rambu lalu lintas yang ada, dan jangan melebihi kecepatan yang telah tentukan. “Karena dapat membahayan pengendara dan penumpang yang ada di dalamnya,” tandasnya. (Rls/SA)

(Visited 16 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed