oleh

Modus Bajing Loncat Dua Remaja Ditangkap Satu DPO

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Dua orang remaja harus berurusan dengan Team Anti Bandit (Tekab) 308 Satreskrim Polresta Bandarlampung, pasalnya telah melakukan pencurian dengan pemberatan (curat) bermodus menjadi bajing loncat, Jumat (8/5/2020) dini hari.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Rosef Efendi, mengatakan bahwa penangkapan ini berdasarkan laporan korban nomor LP/B/1024/V/2020/LPG/RESTA BALAM tanggal 8 Mei 2020.

“Itu laporan dari sopir truk atas kasus pencurian dengan pemberatan modus bajing loncat,” ujarnya, Sabtu (9/5/2020).

Pihaknya menerangkan, dua tersangka yang telah diamankan yaitu Rama Andreas Purnama (19) warga Jalan Teluk Tomini, Gang Kutilang, LK II, RT 006, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang dan Ferdi alias Pekeng (17) warga Jalan Teluk Tomini, LK III, RT 007, Kelurahan Pidada, Kecamatan, Panjang, Bandarlampung.

Baca Juga  Tak Mandek Pembangunan Flyover Sultan Agung, MTI Wilayah Lampung Soroti Dua Hal Ini

Salah satu rekannya berinsial A warga Jalan Teluk Tomini, Gang Kutilang, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandarlampung masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kronologisnya aksi bajing loncat itu dilakukan pada Jumat (8/5) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Korban yang bekerja di PT Bumi Waras selaku sopir truk memuat karung berisi tepung sagu untuk dibawa ke Pelabuhan Pantai Gading, Panjang, Bandarlampung.

Baca Juga  Wali Kota Akan Bangun Kolam Renang Air Panas di Sumur Putri

“Sekira jam 03.00 WIB saat melintas di Jalan Soekarno Hatta By Pass depan PT Semen Batu Raja, korban diberitahu oleh sopir truk lain yang mendahuluinya sambil mengatakan bahwa penutup terpal di bak truk sobek,” jelasnya.

“Korban langsung meminta bantuan kepada Tekab 308 Satreskrim Polresta Bandar dan pemilik warung untuk mencari pelaku,” lanjut Kompol Rosef.

Tidak lama kemudian, ketiga pelaku dengan mengendarai sepeda motor melintas dengan membawa karung berisi tepung sagu tersebut. Lalu salah satu pelaku yakni Rama Andreas Purnama berhasil ditangkap oleh petugas dibantu warga.

Baca Juga  Tekan Kasus Corona, Pemerintah Kota Akan Panggil Pengurus Rumah Ibadah Se-Bandarlampung

“Sedangkan dua pelaku lain langsung kabur kemudian kita kembangkan untuk cari pelaku lain. Kita berhasil tangkap pelaku lain atas nama Ferdi alias Pekeng. Sementara pelaku lain inisial A masih dilakukan pengejaran,” pungkasnya.

Petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor warna biru tanpa nomor polisi dan dua karung tepung sagu yang merupakan hasil curat bermodus bajing loncat tersebut.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. (FO)

(Visited 13 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed