oleh

Optimalisasi PAD, BPPRD Bandar Lampung Akan Bentuk Tim Pengawasan Penggunaan Tapping Box

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah ( BPPRD) Kota Bandar Lampung akan membentuk tim pengawasan penggunaan tapping box, dalam rangka pengoptimalan pendapatan asli daerah (PAD).

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah ( BPPRD) Kota Bandar Lampung Yanwardi, saat diwawancara, Kamis (25/2/2021).

“Terkait tapping box, tahun ini kita akan mencoba membuat tim bagaimana kalau memang tapping box kita tidak dipakai,” ungkapnya.

Baca Juga  Lantik dan Kukuhkan Anggota Linmas, Herman HN Minta Fokuskan Dua Hal Ini

“Karena ini adalah pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan KPK yang mencetuskan ini,” timpal Yanwardi.

Menurutnya, karena di seluruh Indonesia sudah menggunakan tapping box seperti ini. Artinya, kalau mereka masih bermain di situ maka patut dicurigai ada apa ini.

“Bisa saja mereka pakai kas register mereka, nanti kita pindahkan ke sini kata mereka. Bisa 20 dimasukkan 10 kan berdampak kerugian keuangan daerah,” bebernya.

Baca Juga  Permahir Kemampuan Menembak Calon Tantama Teladan Yonif 9 Mar

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa jumlah tapping box yang tersedia saat ini sebanyak 500 unit yang sudah tersebar.

“Saya rasa masih cukup untuk saat ini. Itu bantuan dari Bank Lampung, pertama 300 unit dan tahun 2020 sebanyak 200 unit,” paparnya.

“Jadi, sementara itu dulu. Karena kita melihat ini, maka kita aktifkan pengawasan terus,” lanjutnya.

Ia menyatakan bahwa tidak semua wajib pajak (WP) yang membandel namun ada juga yang taat untuk pemasangan tapping box tersebut.

Baca Juga  Realisasi Pemeliharaan Lampu Jalan Baru Capai 30 Persen

“Ya gak semua tapi ada juga WP yang bagus tapi tidak semua. Ini kan patut dicurigai,” katanya.

Menurutnya, pengawasan sendiri sudah luar biasa mulai pengawasan internal dari inspektorat kota dan provinsi, BPK, pengawasan OPD-OPD.

“Ditambah lagi pengawasan jaksa dan Kejati yang memanggil. Jadi luar biasa karena dalam rangka optimalisasi PAD ini,” tandasnya. (SA)

(Visited 21 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed