oleh

Pedagang Kecil Boleh Jualan Lewat Jam 10 Malam di Masa Pandemi, Ini Ketentuannya

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman menyatakan jam operasional bagi pedagang kecil tidak dilarang lewat jam 22.00 WIB.

Hal tersebut menanggapi terkait dengan pelonggaran operasional jam malam bagi para pedagang kecil di masa pandemi Covid-19.

“Sebenarnya ini sudah kami pikirkan untuk kami tinjau karena sudah kembali ke zona kuning,” ungkap Syamsul, Selasa (23/2/2021).

Terkait pelonggaran, ia menjelaskan bahwa untuk pedagang kecil tidak dilarang buka lewat dari pada jam 22.00 WIB tapi dengan catatan jangan makan di tempat.

Baca Juga  Pasien Virus Corona Bisa Pakai Jamkeskot

“Silahkan buka ya tapi di bungkus sifatnya itu. Seperti KFC silahkan buka lewat jam 10 malam tapi jangan makan di tempat,” imbaunya.

“Yang merusak ini kalau sudah lewat jam 10 malam makan di tempat anak-anak bergerombol dan minum-minuman juga,” timpalnya.

Oleh karenanya, pihaknya terpaksa membubarkan dan di sini tim operasi juga gabungan bersama dengan Pol PP Provinsi Lampung.

Baca Juga  Penumpang Tidak Memakai Masker Dilarang Naik KA Mulai 12 April

Kemudian, terkait pedagang kecil di jalanan benar info tersebut jam 19.00 WIB buka dan jam 22.00 WIB ditutup.

“Ini salah asumsi sebenarnya. Mohon maaf penerapan di lapangan mungkin salah ini. Sebenarnya jam 10 malam itu tutup untuk makan di tempat bukan tutup tendanya,” bebernya.

“Jadi tidak diperkenankan makan di tempat,” sambungnya.

Oleh karenanya, pihaknya nanti akan berkoordinasi juga dengan pihak provinsi. “Nanti kami akan jelaskan dan malam-malam dalam minggu ini akan turunkan di lapangan dan dijelaskan saat apel,” terangnya.

Baca Juga  Dinas PU Akan Rehab 15 Titik Drainase Tahun 2020

Ia menambahkan bahwa terkait dengan penutupan mal jam 19.00 WIB sesuai dengan Perda Nomor 3 Tahun 2020 dan ditindaklanjuti dengan surat edaran wali kota.

“Benar mal itu kita tutup jam 7 malam untuk mal dan toko-toko modern. Tetapi itu tujuan kita untuk menekan supaya Bandar Lampung tidak lama-lama Zona Merah,” pungkasnya. (SA)

(Visited 16 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed