oleh

Pembelian Tiket Berbasis Online Akan Diterapkan di Pelabuhan Bakauheni

5W1HIndonesia.id, Lampung Selatan –  Kini pembelian tiket kapal konvensional di alihkan ke pembelian dengan berbasis online yaitu melalui website ferizy.com.

Humas PT ASDP Cabang Bakauheni Saifulahil Maslul Harahap mengatakan, jika saat ini pihaknya tengah melakukan sosialiasi pembelian tiket online untuk penyeberangan dari Bakauheni-Merak maupun sebaliknya.

“Jadi efektif 100 persen berlaku setelah ada peraturan Menteri Perhubungan terkait tiket online itu,” ujarnya Saifulahil, Kamis (5/3/2020).

Dijelaskan, jika pembelian tiket berbasis online tersebut belum diberlakukan sepenuhnya. Saat ini, membeli tiket penyebrangan kapal masih bisa dengan cara konvensional di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Masih bisa kita layani dengan sistem cashless atau tunai, tapi kita sekarang terus melakukan sosialiasi dengan memberikan selembaran dan flayer terkait tiket online ini. Spanduk dan banner juga kita pasang di sekitar pelabuhan,” ungkapnya.

Baca Juga  Belum Lunasi Tunggakan Pajak, BPPRD Segel Lahan Parkir RSUDAM

Saat ini pihak ASDP masih menunggu peraturan Menteri Perhubungan terkait regulasi tiket online tersebut untuk diberlakukan di setiap pelabuhan di Indonesia termasuk Pelabuhan Bakauheni.

“Kalau sudah ada regulasi itu bagi yang belum mempunyai tiket online diwajibkan membeli tiket online melalui website itu atau melalui gerai-gerai seperti waralaba dan lainnya,” kata dia.

Menurutnya pembelian tiket berbasis online itu lebih mempermudah para penumpang agar tidak melakukan terlalu fokus untuk antre pembelian tiket.

Baca Juga  Perairan Lampung. Bakamla RI Amankan Kapal Ilegal Pengangkut BBM

“Sebetulnya dipermudah, tapi banyak juga komplain kok makin ribet karena gak semua orang punya hp android. Saat ini zamannya era teknologi, kita juga menyesuaikan kemajuan teknologi melalui digitalisasi pelabuhan tadi,” ujarnya.

Beberapa transportasi umum lainnya seperti kereta api maupun pesawat sudah memberlakukan tiket online bagi setiap penumpangnya, dan saat ini angkutan kapal laut juga akan melalukan hal yang sama.

“ASDP sebetulnya bisa dikatakan ketinggalan, karena kereta api sudah melakukan seperti itu sudah jauh-jauh hari. Dengan adanya ini penyebaran kendaraan lebih ter-sistem, kalau dulu sebelum adanya ini seperti angkutan lebaran atau liburan. Biasanya jam 10 sampai 3 sore macet-macetnya antrean ber kilo-kilo (meter),” terangnya.

Baca Juga  Selama Dua Jam, Tokoh Muda dan Nasional Akan Ramaikan Kampanye Daring Anna-Fritz

Saat diberlakukan tiket online tersebut, pihaknya mengharapkan dapat mengurangi lamanya antrean dan penumpukan penumpang maupun kendaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Diharapkan dengan adanya ini tidak akan terjadi lagi (penumpukan), karena pada jam sekian kuota terbatas, dan sekian ribu kendaraan dipastikan akan masuk. Jadi kalau orang beli tiket di jam 1 tapi sudah penuh, otomatis bisa beli tiket dengan keberangkatan di jam 2. Jadi gak ada penumpukan lagi,” pungkasnya. (FO)

(Visited 27 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed