oleh

Pengadilan Tipikor Tanjungkarang Vonis Bupati Lampung Utara Nonaktif Selama Tujuh Tahun Penjara

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bandarlampung menjatuhkan vonis selama tujuh tahun penjara terhadap Bupati Lampung Utara Nonaktif, Agung Ilmu Mangkunegara terkait kasus suap fee proyek infrastruktur pada Kabupaten Lampung Utara.

Sedangkan Paman Bupati Lampung Utara, Raden Syahril alias Ami divonis selama empat tahun penjara.

Dalam sidang virtual yang digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Bandar Lampung pada Kamis (2/7), Majelis Hakim yang diketuai Efiyanto, menyatakan bahwa terdakwa terbukti melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Baca Juga  Dapat Bantuan 20 Ribu Telur, Pemkot Akan Bagikan ke Masyarakat

Selain itu, kedua terdakwa juga melanggar pasal lain atas perbuatan melakukan beberapa tindak pidana korupsi secara bersama-sama atas Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Baca Juga  Gubernur Arinal Ajak UMKM Sukseskan Aplikasi Belanja Langsung/Bela Pengadaan agar Lebih Berperan dalam Era Go Digital

“Menyatakan Terdakwa 1 Agung Ilmu Mangkunegara dan Terdakwa 2 Raden Syahril alias Ami terbukti dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa 1 selama 7 tahun dikuraingi masa tahanan dan denda pidana sebesar Rp 750 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan 8 bulan kurungan,” putus Majelis Hakim

Agung Ilmu Mangkunegara, juga mendapat pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti (UP).

“Kedua, Terdakwa 1 (Agung Ilmu Mangkunegara) juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 74.630.866.000 dikurangi dengan jumlah uang yang telah disita dan dikembalikan Terdakwa 1 dengan ketentuan apabila dalam kurun waktu satu bulan setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya disita dan dilelang oleh Jaksa. Apabila tidak mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun,” tambah Hakim Efiyanto.

Baca Juga  Bandar Lampung Masuk Wilayah PPKM Level 4, Ini Beberapa Kebijakan Wali Kota Eva Dwiana

Selain itu, Majelis Hakim memutuskan dengan pencabutan hak untuk dilipih dalam jabatan publik untuk Bupati Lampung Utara Nonaktif selama 4 tahun setelah Terdakwa Agung selesai menjalani pidana pokoknya.

(Visited 37 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed