oleh

Rumah Berdasar Geribik Sejak 2005, Jariyah Kini Dapat Bantuan Bedah Rumah

5W1H, Bandar Lampung – Raut kebahagian tampak di wajah Jariyah (38), warga Kampung Kecapi Bawah, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, yang mendapatkan bantuan bedah rumah.

Pasalnya, kondisi rumah tinggalnya bersama sang suami, dan kedua anaknya berbahan geribik sejak tahun 2005 lalu.

“Ya harapannya mudah-mudahan rumahnya sesuai dan layak pakai,” ungkap Jariyah saat dijumpai awak media, Selasa (29/10/2019).

Ia menuturkan kondisi rumahnya berbahan geribik semenjak berumah tanggal yaitu sejak tahun 2005 lalu.

“Ya semula rumah geribik. Saya tinggal dengan ada anak dua, suami. Jadi totalnya empat orang,” tutur ibu rumah tangga tersebut.

Baca Juga  ASDP Tegaskan Penyeberangan Orang dan Angkutan Umum Ditutup

Ia juga mengucapkan terimakasih atas bantuannya beliau (wali kota) sehingga kondisi rumahnya dapat lebih baik lagi.

“Untuk ukuran rumah 6×6 meter,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN langsung melakukan peninjauan ke dua titik lokasi Bedah Rumah di wilayah Bandar Lampung, Selasa (29/10/2019).

Berdasarkan pantauan, Herman mengunjungi didampingi langsung Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung Yustam Effendi dan seluruh jajarannya.

Baca Juga  Jaga Optimalisasi Kinerja, Besok Jam Kerja ASN Pemkot Bandarlampung Mulai Diterapkan

Kedua lokasi titik tersebut yaitu Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, dan Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi.

“Ini kan bertahap ada yang sudah selesai ada yang belum. Tahun ini ada sebanyak 180 sekian. Mudah-mudahan tahun depan akan ditambah lagi,” tutur Herman HN, Wali Kota Bandar Lampung saat melakukan peninjauan di Kelurahan Campang Jaya, Selasa (29/10/2019).

Anggaran perumahan per unitnya senilai Rp15 juta ditambah Rp2,5 juta sehingga totalnya Rp17,5 juta dan rumahnya ini semi permanen.

Baca Juga  Jika Terpilih, Anna-Fritz Akan Terapkan Sembilan Misi Kerja

“Dan tanahnya juga milik pribadi gak boleh numpang. Kan kalau numpang diusir orang rugi pemerintah juga,” jelasnya.

Herman HN menambahkan tahun depan kemungkinan akan ada peningkatan lagu untuk pembangunan bedah rumah sekitar lebih dari 200 rumah.

“Harapannya, masyarakat aman dan nyaman kan berobat sudah gratis, pendidikan gratis, melahirkan gratis. Sudah gratis semua dan dikasih rumah lagi. Pokoknya nyaman aman dan sejahtera,” pungkasnya.(SA)

(Visited 17 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed