oleh

Sukses Genjot Pendapatan Pajak, Pemkot Bandar Lampung Beri Penghargaan ke Kejari

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandar Lampung atas bantuan hukum non litigasi dalam rangka penagihan tunggakan pajak daerah.

Kegiatan dihadiri langsung Plh Wali Kota Bandar Lampung, Badri Tamam dan Kajari Kota Bandar Lampung, Abdullah Noer Deny dan jajarannya di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (25/2/2021).

“Ya pemberian penghargaan dalam rangka kerjasama pemungutan pajak, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terutama,” paparnya.

“Alhamdulillah dengan bantuan dari pihak kejaksaan negeri berhasil dikumpulkan lebih dari Rp2 miliar,” timpal Badri.

Kemudian, banyak hal yang dilakukan kerjasama memorandum of understanding (MOU). Artinya, tidak saja masalah pemungutan pajak tapi aset-aset bermasalah dikerjasamakan dalam rangka pemeliharaan aset.

Baca Juga  Usai Diberi Vaksin Dosis Kedua, 20 Pejabat Pemkot Bandar Lampung Dimintai Testimoni

“Termasuk juga bertindak sebagai pengacara negara. Oleh karena itu atas kerjasama ini kami memberikan apresiasi penghargaan kepada kejaksaan,” bebernya.

Ia mengungkapkan persentasi perolehan pajak lumayan bagus dengan adanya kerjasama ini dan terus ditingkatkan.

“Terus dilanjutkan lagi kerjasamanya supaya meningkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita. Agar para wajib pajak yang bandel-bandel bisa sadar bayar pajak karena pajak ini untuk pembangunan,” paparnya.

“Jadi kita juga melalui kejaksaaan menyadarkan agar wajib pajak yang bandel-bandel supaya taat dan tertib bayar pajak,” tandasnya.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Akan Gelar Vaksinasi Tahap Dua, Amankah untuk Lansia?

Menurut Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah ( BPPRD) Kota Bandar Lampung Yanwardi, kerjasama dengan kejaksaan itu sudah beberapa tahun ini karena jaksa itu sebagai pengacara negara.

Ketika wajib pajak yang tertunggak atau belum bayar ya kita gunakan jaksa sebagai pengacara negara.

“Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini yang selama ini kita bangun akan meningkatkan PAD,” paparnya.

Sementara itu, Kajari Kota Bandar Lampung, Abdullah Noer Deny menyatakan sinergitas dengan Pemkot dalam rangka peningkatan PAD yang selama ini memang sudah meningkat.

“Tapi tetap kita dukung supaya ada peningkatan lagi karena ada banyak-banyak pengusaha yang menunggak terutama di masa pandemi ini,” jelasnya.

Baca Juga  Jalin Silahturahmi Tingkatkan Rasa Kepedulian Sesama, Forwako Gelar Baksos di Pulau Tegal

“Dan memang kita berusaha meningkatkan ekonomi masyarakat di Bandar Lampung,” sambung Deny.

Faktor-faktor persoalannya macam-macam di lapangan. Salah satunya, pelaksanaan yang sebenarnya harus memakai tapping box mereka masih belum mau pakai.

“Harapan kita bahwa tapping box yang memang digagas Pemkot Bandar Lampung betul-betul bisa diterapkan pada seluruh pelayanan dan jasa di masyarakat,” tuturnya.

“Supaya terdata secara riil jadi tidak lagi catatan-catatan lembaran-lembaran langsung secara elektronik melalui aplikasi,” tandasnya. (SA)

(Visited 34 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed