oleh

Tahun 2020, Realisasi Pendapatan Daerah Bandar Lampung Rp2,1 Triliun di Masa Pandemi

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Realisasi pendapatan daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Tahun Anggaran (TA) 2020 sebesar Rp2,1 triliun atau 70,23 persen dari total yang dianggarkan sebesar Rp3 triliun.

Hal tersebut disampaikan Herman HN, Wali Kota Bandar Lampung dalam sidang paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020 yang digelar di gedung Semergou Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Jumat (5/2/2021).

“Pendapat Daerah pada TA 2020 dianggarkan sebesar Rp 3 triliun dan dapat direalisasikan sebesar Rp2,1 triliun atau mencapai 70,23 persen sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI,” tuturnya.

Baca Juga  ACT Lampung dan Pertuni Kota Bandar Lampung Bagikan Menu Buka Puasa

Ia menjelaskan bahwa pokok-pokok pelaksanaan APBD Tahun 2020 meliputi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan.

Menurutnya, Belanja Daerah pada TA 2020 dianggarkan sebesar Rp3,1 triliun dan dapat direalisasikan sebesar Rp2,1 triliun atau mencapai 67,50 persen.

“Sedangkan dari sisi Pembiayaan Daerah, penerimaan pembiayaan dianggarkan Rp164 miliar dan dapat direalisasikan Rp14,2 miliar atau 8,69 persen,” paparnya.

Baca Juga  Beredar Surat Penghentian Pembangunan Flyover Sultan Agung, Wali Kota: Pemkot Masih Akan Terus Melanjutkan

“Pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp58 miliar dan dapat direalisasikan sebesar Rp20,7 miliar atau 35,79 persen,” sambungnya.

Lanjut Herman HN mengatakan pelaksanaan APBD TA 2020 yang dituangkan dalam berbagai program dan kegiatan pemerintahan dan pembangunan, secara umum telah dilaksanakan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bandar Lampung.

“Dengan prioritas dan sasaran Pembangunan Kota Bandar Lampung antara lain: Peningkatan Pelayanan Dasar Kesehatan dan Pendidikan dalam rangka Percepatan Pencapaian Target Sdg’s, Pemantapan Pelayanan Infrastruktur yang Berwawasan Lingkungan dan Memperhatikan Tata ruang, Peningkatan Perekonomian Daerah dan lainnya,” bebernya.

Baca Juga  Tiba di Lampung, Herman HN Siap Jadi Orang Pertama yang Diberi Vaksin Covid-19

Ia menambahkan bahwa realisasi kinerja program dan kegiatan serta alokasi anggaran pada dokumen  LKPJ TA 2020 tersebut sudah disampaikan pada 3 Februari 2021 lalu.

“Sekarang lagi dibahas. Mudah-mudahan ngerti semua lah karena kondisi Covid-19 ini pendapatan kita hampir 50 persen gak masuk. Mudah-mudahan kedepannya ekonomi kita membaik,” pungkasnya. (SA)

(Visited 19 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed