oleh

Warga Kurang Pahami Progam PKH, Ini Tanggapan Wali Kota

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Salah seorang warga mengeluhkan dengan layanan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Wali Kota Bandarlampung Herman HN.

Hal tersebut terungkap saat Herman HN membuka sesi dialog pada acara Peresmian Kantor Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kamis (6/2/2020).

“Terkait program PKH, saya punya anak dua sekolah tapi belum dapat,” keluhnya.

Bahkan ia meminta agar RT jangan menggunakan sistem hubungan kedekatan. “Ya kalau ‘CS’ (dekat) dikasih tapi kalau gak gak dikasih,” ucapnya.

Baca Juga  Calon Penumpang KA Sriwijaya Turun Drastis, Divre IV Tanjungkarang Batalkan Perjalanan KA Mulai 1-30 April

Wali Kota Bandarlampung Herman HN seketika menanggapi langsung keluhan warga tersebut.

“Ibu denger tidak tadi? Makanya jangan ngobrol,” sindir Herman HN.

Ia menyatakan bahwa program PKH tersebut bukan kewenangan RT, lurah atau camat karena data itu dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang melakukan pendataan lima tahun sekali.

“Maka ibu jangan bilang yang kaya-kaya pasti di atas yang dapat,” tegas Herman.

Baca Juga  Tekan Kasus Corona, Pemerintah Kota Akan Panggil Pengurus Rumah Ibadah Se-Bandarlampung

“Misal penghasilan ibu Rp2 juta tapi ketika didata ada yang di bawah ibu Rp500 ribu, tentunya itu yang dapat (PKH),” paparnya.

Herman menegaskan bahwa dasar penerimaan program itu bukan data dari wali kota atau dari RT, lingkungan, camat atau lurah.

Itu juga termasuk dana DAU, program lainnya seperti KIP, KIS karena itu berdasarkan data BPS jumlah penduduknya.

Baca Juga  Tahapan PPDB Jalur Biling Dimulai, Sejumlah SMP Masih Buka Pendaftaran Lewat Tatap Muka

“Maka kemarin sempat usul ke Mensos agar dapat melalui RT, lurah dan camat. Jadi jangan nyalah-nyalahin RT dan lingkungan,” pungkasnya. (SA)

(Visited 27 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.