oleh

Yayasan Perguruan Al Kautsar dan Sekolah Tunas Mekar Indonesia Salurkan Donasi untuk Kalsel dan Sulbar

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Menyikapi situasi Indonesia yang terus menerus di guncang bencana silih berganti, Yayasan Perguruan Al Kautsar Bandar Lampung bergerak untuk turut mengajak kepedulian civitas akademika baik pelajar, guru dan karyawan mengumpulkan sebagian rezekinya membantu warga terdampak bencana Gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) dan banjir Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bantuan yang terkumpul telah diserahterimakan pada Senin (22/2/2021) di Kantor  Yayasan Perguruan Al Kautsar oleh Bapak Muhadi SK, S. Pd selaku Kepala UAZ Yayasan Al Kautsar.

Baca Juga  DERM ACT Serahkan Perlengkapan untuk Aksi Penyelamatan di Lampung

“Dana sosial peduli kemanusiaan ini Kami serahkan kepada ACT untuk disalurkan dan Kami amanahkan sepenuhnya kepada ACT Lampung, semoga bermanfaat untuk Mereka yang membutuhkan,” kata Muhadi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena menurutnya dana yang disumbangkan belum maksimal seperti biasa karena masih dalam kondisi pandemi yang berkepanjangan dan kegiatan KBM masih dengan sistem daring.

“Semoga kepedulian ini bisa menginspirasi semua pihak untuk turut  berbagi dan Yayasan Al Kautsar tidak pernah lelah membersamai setiap ikhtiar ACT dalam membantu berbagai persoalan umat baik dalam skala lokal, nasional dan global,” harapnya.

Baca Juga  ACT Lampung Bagikan 600 Porsi Takjil Ke Petugas Medis

Di waktu yang sama, SD Tunas Mekar Indonesia juga begerak menyalurkan kepedulian untuk bencana ini  melalui kegiatan charity rutin dilaksanakan oleh siswa SD Tunas Mekar Indonesia .

General Affair SD Tunas Mekar Indonesia, Prapti Winarsih yang mengkordinir penggalangan donasi untuk Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat mengatakan bahwa kegiatan rutin yang dilaksanakan bersama pelajar yang dikordinir oleh guru kelas masing-masing.

Baca Juga  Antisipasi Kebocoran PAD, BPPRD Kota Akan Pasang Lagi 200 Unit Tapping Box

Charity ini memang dilaksanakan setiap beberapa bulan sekali disalurkan, khusus untuk kondisi Emergency, biasanya pihaknya juga menggalang.

“Semoga ini bisa meringankan beban kesulitan untuk saudara yang tertimpa bencana disana,” tutup kata Prapti yang lebih akrab dipanggil Miss Ipat. (Rls/SA)

(Visited 12 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed