Osilasi saraf adalah aktivitas listrik kolektif neuron yang bekerja di otak, dan lebih dikenal sebagai gelombang otak. Gelombang aktivitas listrik ini terjadi pada frekuensi yang berbeda, dan berbagai pita frekuensi telah dikaitkan dengan keadaan sadar yang berbeda.
Tepat sebelum dan setelah jantung berhenti bekerja, para ilmuwan itu melihat perubahan pada pita osilasi saraf tertentu, yang disebut osilasi gamma, tetapi juga pada yang lain seperti osilasi delta, theta, alfa, dan beta.
Berdasarkan rekaman itu, para ahli saraf telah berhasil mengasosiasikan frekuensi gelombang otak yang berbeda dengan fungsi spesifik seperti pemerosesan informasi, persepsi, kesadaran dan memori selama terjaga, dan keadaan bermimpi dan meditasi.
Tepat setelah pasien mengalami serangan jantung yang menyebabkan kematiannya, aktivitas otaknya mengungkapkan adanya lonjakan relatif kekuatan pita gamma yang paling banyak berinteraksi dengan gelombang alfa. Pola ini sama dengan ketika otak memunculkan ingatan.
Aktivitas tersebut yang diduga dapat mendukung ‘recall of life’ terakhir yang mungkin terjadi dalam keadaan mendekati kematian. (FO/SA)





