“Dengan paduan pelaksanaan Program Bantuan Pangan dan SPHP ini diharapkan dapat membantu mengendalikan harga beras di pasaran, sehingga masyarakat Lampung tidak perlu merasa khawatir,” tuturnya.
Guna mengoptimalkan pelaksanaan penyaluran program bantuan pangan dalam bentuk beras, ia juga berpesan kepada semua instansi terkait untuk dapat membantu memaksimalkan bantuan ini sampai kepada masyarakat agar tepat sasaran sehingga tujuan dari pelaksanaan program ini dapat sesuai dengan harapan.
Plt. Pemimpin Wilayah Bulog Provinsi Lampung Nurman Susilo menjelaskan program ini merupakan lanjutan dari program bantuan pangan sebelumnya yang telah dilaksanakan untuk alokasi bulan Maret, April dan Mei.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak terutama Pemerintah Daerah yang telah mendukung, membantu dan memantau kegiatan bantuan pangan beras tahap I sebelumya sehingga dapat terselenggara dengan baik.
Nurman mengatakan untuk Provinsi Lampung bantuan pangan beras akan didistribusikan sebanyak 8.307.890 Kilogram per-satu bulan alokasi sehingga total yang akan alokasikan selama 3 bulan yaitu 24.923.670 Kilogram.
Ia berharap program ini dapat membantu menstabilkan harga beras di pasar dan membantu masyarakat Provinsi Lampung dalam memenuhi kebutuhan beras.
“Semoga kerja keras dan kerjasama kita dapat segera memberikan hasil yang baik,” tandasnya. (Rls/SA)











