Bandar LampungLampungPemerintahan

Bersama RSUDAM, Pemprov Lampung Perkuat Etika dan Disiplin Klinik untuk Pendidikan Tenaga Kesehatan

59
×

Bersama RSUDAM, Pemprov Lampung Perkuat Etika dan Disiplin Klinik untuk Pendidikan Tenaga Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung Jihan Nurlela menekankan urgensi menciptakan lingkungan pendidikan klinik yang aman, manusiawi, dan profesional || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wagub Lampung Jihan Nurlela menekankan urgensi menciptakan lingkungan pendidikan klinik yang aman, manusiawi, dan profesional || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) memberikan pengarahan penting kepada mahasiswa Co-Assistant (Koas) dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) RSUDAM, di Aula Delima RSUDAM, Senin (21/4/2025).

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam sambutannya menyoroti pentingnya refleksi mendalam atas insiden yang menimpa seorang dokter peserta didik spesialis anestesi di Bandung.

Wagub menekankan bahwa kejadian tersebut menjadi pengingat keras akan urgensi menciptakan lingkungan pendidikan klinik yang aman, manusiawi, dan profesional.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Pengarusutamaan Bahasa dan Kebudayaan dalam Pembangunan Daerah

“Peristiwa yang baru-baru ini terjadi di RS Hasan Sadikin Bandung sungguh mengguncang dunia kesehatan kita. Tragedi ini menjadi refleksi mendalam atas pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan klinik yang aman, manusiawi, dan profesional,” tutur Wagub.

Wagub menegaskan bahwa tekanan, kekerasan verbal, atau beban kerja yang tidak manusiawi tidak boleh dinormalisasi atas nama pendidikan.

Baca Juga  Bangun Infrastruktur di Lampung Tengah, Wagub Lampung Awali Perbaikan Ruas Jalan Bandar Jaya - Simpang Mandala

Lebih lanjut, Wagub Jihan menyampaikan tiga poin utama yang harus menjadi komitmen bersama, yaitu : penguatan etika profesional, disiplin klinik yang berkeadaban, dan langkah-langkah strategis RSUDAM sebagai rumah sakit pendidikan.

Ia juga mendukung penuh evaluasi menyeluruh sistem pendidikan klinik di RSUDAM, termasuk penerapan mekanisme pelaporan yang aman, pelatihan komunikasi efektif bagi pendidik klinis, penguatan peran unit pendidikan rumah sakit, serta kolaborasi erat dengan fakultas kedokteran dan organisasi profesi.

Baca Juga  Wujud Komitmen Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Teluk Betung Gerak Cepat Pulihkan Tiang Roboh

“Lampung membutuhkan dokter-dokter hebat, bukan hanya yang cerdas secara intelektual, tetapi juga yang sehat secara mental, dan tangguh secara moral,” tegas Wagub.

“Dan itu hanya bisa dicapai bila lingkungan pendidikan kita membentuk mereka dengan kasih sayang, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” sambungnya.