Bandar LampungLampungPeristiwa

Diduga Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Sejumlah Pengendara di Jalan Pramuka

×

Diduga Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Sejumlah Pengendara di Jalan Pramuka

Sebarkan artikel ini
Truk fuso tabrak sejumlah pengendara di Jalan Pramuka kota Bandar lampung || Foto: Istimewa/ilustrasi ChatGPT || 5w1hindonesia.id
Truk fuso tabrak sejumlah pengendara di Jalan Pramuka kota Bandar lampung || Foto: Istimewa/ilustrasi ChatGPT || 5w1hindonesia.id

5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Sebuah truk Fuso diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan di Jalan Pramuka, tepatnya di depan Yayasan Baitul Jannah, Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026).

Kecelakaan terjadi saat kondisi lalu lintas di kawasan tersebut tengah padat merayap. Dalam insiden tersebut, sejumlah orang mengalami luka-luka, termasuk seorang guru di Yayasan Baitul Jannah. Para korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut informasi Lurah Kemiling Raya, Dara P Sari, kecelakaan bermula ketika truk Fuso melaju dari arah Kemiling dalam kondisi tidak terkendali. Kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Truk sempat menyenggol sepeda motor yang dikendarai seorang ibu bersama anaknya. Setelah itu, truk terus melaju hingga menabrak sejumlah kendaraan lain, termasuk mobil Toyota Innova dan sepeda motor.

Salah satu korban, Vika, yang merupakan guru Bahasa Inggris di Yayasan Baitul Jannah, terjatuh hingga masuk ke bawah kolong mobil. Beruntung, posisi tubuhnya tidak tepat berada di bawah lintasan roda sehingga terhindar dari cedera yang lebih parah.

“Korban jatuh di kolong mobil, tapi bukan pas di bawah ban, jadi tidak tergilas. Namun pinggangnya terkilir atau memar dan terasa sakit saat menarik napas,” ujar Dara.

Sementara itu, ibu dan anak yang sempat tersenggol kendaraan hanya mengalami luka ringan. Seluruh korban diketahui bukan warga setempat dan telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu. Sejumlah warga juga terlihat membantu proses evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Adapun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut antara lain sepeda motor Yamaha Mio J dengan nomor polisi BE 3644 BR, Daihatsu Terios warna silver dengan nomor polisi BE 1274 EP, serta Toyota Innova dengan nomor polisi BE 1792 ALS.

Dara menambahkan, kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan kendaraan akibat antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar jenis solar di SPBU terdekat. Antrean truk dan kendaraan besar bahkan kerap mengular hingga melewati kompleks Yayasan Baitul Jannah dan sebuah minimarket di sekitar lokasi.

“Kalo untuk kendaraan yang antri untuk beli BBM sudah sering terjadi. Hampir setiap malam bukan hanya pagi ini saja,” tukasnya.

Keterangan Satlantas Polresta Bandar Lampung

Sementara itu, Satlantas Polresta Bandar Lampung mengonfirmasi adanya kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Pramuka tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat kegagalan fungsi pengereman pada sebuah dump truk.

“Kronologi awal, dump truk melaju dari arah Kemiling menuju Rajabasa. Diduga rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik sehingga menabrak kendaraan-kendaraan yang berada di depannya,” ujar Kompol Yunike Ade saat dikonfirmasi.

Yunike mengatakan, seluruh korban kecelakaan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurutnya, pihak kepolisian juga telah menerjunkan sejumlah personel ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

“Saat ini sejumlah personel Satlantas Polresta Bandar Lampung sudah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi,” katanya.

Untuk kepentingan penyelidikan, petugas mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sebagai barang bukti. Polisi juga mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis dump truk yang diduga mengalami rem blong saat melintasi ruas Jalan Pramuka tersebut,” pungkasnya.