Arinal menyebutkan terhadap Implementasi KPB yang berintegrasi dengan Smart village dan BUMDES sebagai wadah penyaluran kebutuhan petani terkait sarana dan prasarana pertanian seperti benih, pupuk, pembiayaan, kelembagaan dan pemasaran.
Untuk itu, menurut Arinal keberadaan LPM Provinsi Lampung diharapkan mampu memposisikan dan menunjukkan eksistensi dalam membantu Pemerintah Desa sekaligus sebagai mitra Pemerintah Provinsi Lampung.
“Yaitu dalam mensinergikan dan menyelaraskan perencanaan Pembangunan Desa dengan perencanaan Pembangunan Provinsi Lampung,” katanya.
Di usia yang ke-22, Arinal meminta LPM lebih bisa berkembang dan maju dalam memberikan kontribusi positif dalam proses pembangunan yang ada di desa.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan kehadiran LPM untuk bisa melihat secara langsung keadaan masyarakat sesungguhnya dan LPM di tingkat desa menjadi ujung tombak sekaligus indikatornya.
Dalam rangka memeriahkan HUT LPM ke- 22, dilakukan penanaman pohon sebanyak 2.022 pohon dan menebar sebanyak 20.000 benih ikan mujair dan nila.
Pada kesempatan itu, diberikan juga bantuan satu unit mobil ambulance dari Gubernur Lampung untuk DPD LPM Provinsi Lampung. (Rls/SA)











