Dalam bidang pembinaan keluarga, Batin Wulan meninjau kegiatan kelompok kerja TP PKK di Kampung Bakti Negara. Pembinaan tersebut mencakup pengembangan kapasitas anggota TP PKK, pemberdayaan keluarga, serta perlindungan anak dari kekerasan seksual.
Menurutnya, penguatan pemahaman kader penting agar pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pembinaan, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Tadi ibu-ibu sudah menerima berbagai materi. Insyaallah ilmu yang didapat bisa diterapkan dan dibagikan kembali kepada masyarakat,” tuturnya.
Sebagai Bunda Literasi Lampung, Batin Wulan mengunjungi perpustakaan keliling dan melihat koleksi buku yang tersedia. Ia juga menyerahkan bantuan buku untuk menambah bahan bacaan bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Sementara sebagai Bunda PAUD Lampung, Batin Wulan berdialog dengan para orang tua mengenai pola asuh anak di rumah, penggunaan gawai secara bijak, serta pentingnya pemenuhan gizi untuk mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting.
“Bagaimana para ibu memperhatikan anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak tidak dapat menggunakan gadget secara bijak. Itu harus ada campur tangan dari orang tua,” ujarnya.
“Pencegahan stunting bukan hanya soal memberikan makanan bergizi, tetapi juga bagaimana pola asuh di lingkungan rumah. Peran orang tua sangat menentukan tumbuh kembang anak,” sambungnya.
Batin Wulan juga meninjau UMKM binaan ibu-ibu PKK Kecamatan Pakuan Ratu yang menampilkan berbagai produk lokal, mulai dari batik, makanan dan minuman olahan, hingga kerajinan tangan. Ia mengapresiasi masyarakat yang telah mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi atas pembinaan TP PKK Provinsi Lampung melalui Program Desa TAPIS. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi kader PKK dan masyarakat untuk terus mengembangkan potensi Kampung Bakti Negara.
“Kegiatan hari ini merupakan wujud nyata sinergi antara TP PKK Provinsi dengan TP PKK Kabupaten dalam upaya memperkuat gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan bagi seluruh keluarga di seluruh lapisan masyarakat,” kata Ayu.
Ia menuturkan Pemerintah Kabupaten Way Kanan siap mendukung berbagai program PKK, baik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, maupun ketahanan pangan dan lingkungan.
“Semoga kegiatan hari ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu menggerakkan roda pembangunan keluarga di daerah kita,” ujarnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Batin Wulan menegaskan bahwa keberlanjutan Desa TAPIS membutuhkan keterlibatan kader PKK, pemerintah daerah, dan masyarakat secara bersama-sama. Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada pencanangan, tetapi terus dikawal dan dievaluasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal dan mengevaluasi program Desa TAPIS ini secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat nyata dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap pencanangan Desa TAPIS di Kampung Bakti Negara dapat memperkuat pemberdayaan keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Keberhasilan program PKK adalah keberhasilan kita sama-sama. Semoga kolaborasi dan kerja sama ini terjalin dengan sangat harmonis demi terwujudnya keluarga yang berkualitas untuk Lampung Maju Indonesia Emas,” tandasnya. (Rls/SA)











