oleh

Konsep Baru, Deandra Batik Tulis Ciptakan Motif Komoditi Khas Provinsi Lampung

5W1H, Bandar Lampung– Batik salah satu kain khas Indonesia saat ini banyak tersebar di seluruh Nusantara dengan ciri khas daerahnya masing-masing, salah satunya Deandra Batik Tulis yang banyak menciptakan karya batik dengan ciri khas Provinsi Lampung.

Pemilik Deandra Batik Tulis, Andri mencoba peruntungan dengan berkarya menciptakan motif yang menarik. Berawal dari bekal yang dimilikinya dari pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh Dinas Perindustrian Provinsi Lampung, hingga akhirnya sekarang dapat menarik minat masyarakat.

“Awalnya hanya 2 orang hanya saya dan istri. Kita cuma bisa menghasilkan 20 batik perbulan” ujarnya.

Baca Juga  Perkuat Struktur, DPW Partai Gelora Lampung Kunjungi DPD Lampung Utara

Ia menilai selama ini motif batik yang ada saat ini kebanyakan masih terkesan kaku, sehingga ia berfikir untuk melakukan gebrakan dengan berinovasi dengan motif dan desain yang lebih variatif.

“Jadi ya sekarang kita mencoba untuk out of the box, bahkan pada suatu waktu saya pernah di tegur oleh ibu Dwita Ria Gunadi selaku anggota DPR RI komisi 8 yang memang orang asli Lampung, itu bilang kalau design batik Lampung yang ada saat ini kaku,” ujarnya.

Baca Juga  Kunjungi Pusat Oleh-oleh, Wali Kota Eva: Angkat Perekonomian Terdampak Pandemi Lewat UKM

Dapur produksi yang terletak di jalan Garuda, Pinang Jaya, Bandar Lampung. Saat ini sudah banyak mengikuti pameran- pameran untuk mempertontonkan karyanya. Selain itu, dari Dinas Provinsi atau Kota dan Instansi pemerintahan lainnya juga turut menaruh minat pada produksi batik yang menonjolkan motif khas seperti hasil komoditi Lampung dalam hasil karyanya.

“Ya, selama ini siger dan gajah kan menjadi sebuah ikon dari Lampung. Namun, kita disini juga mencoba untuk merubah konsep dengan memunculkan komoditas-komoditas yang ada di Lampung seperti pisang, kopi, lada, julang jalin dan masih banyak lagi,” ungkapnya.

Baca Juga  Ketua TP PKK Inginkan Karya Juara Lomba Batik Dijadikan Seragam Dinas

Meski desaign batik Deandra terbilang nyeleneh, namun Andri optimis dapat memiliki pasar tersendiri dengan desaign inovasinya. Serta berharap pemerintah setempat dapat berperan aktif dalam pembinaan dan mempromosikan produk dari hasil para penggiat UMKM di Lampung agar dikenal secara Nasional maupun Internasional. (CR/RN)

(Visited 304 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed