Bandar LampungLampungPemerintahan

Lampung Menuju Ekosistem Digital Terpadu, TP2DD Gelar High Level Meeting 2025

27
×

Lampung Menuju Ekosistem Digital Terpadu, TP2DD Gelar High Level Meeting 2025

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung Jihan Nurlela membuka acara High Level Meeting TP2DD Provinsi Lampung Tahun 2025, di Auditorium Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wagub Lampung Jihan Nurlela membuka acara High Level Meeting TP2DD Provinsi Lampung Tahun 2025, di Auditorium Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Skor yang tinggi dalam indeks ini tidak hanya mencerminkan kemajuan teknologi, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Dengan meningkatkan skor ini, kita juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” tutur Slamet Riadi.

Slamet Riadi selanjutnya mengungkapkan, perolehan skor global Provinsi Lampung pada semester II tahun 2024 mencapai 97,5 % dan masuk pada tahap “DIGITAL”.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke 77

Menurutnya, skor tersebut sudah cukup memuaskan. Namun, berdasarkan catatan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, perkembangan Indek Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Lampung atas 16 pemerintahan daerah masih terdapat kendala utama penerimaan, diantaranya pertama, Minat Masyarakat dalam bertransaksi non tunai perlu ditingkatkan.

Kedua, Kesiapan OPD dalam mengadopsi pembayaran non tunai khususnya retribusi (e-retribusi, Kesehatan, kebersihan, parkir, pasar) dan ketiga, Kesiapan infrastruktur IT dan Jaringan Internet di beberapa daerah masih menjadi tantangan.

Baca Juga  Gubernur Lampung Resmikan Kampung Nelayan Modern di Pulau Pasaran

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung Bimo Epyanto menyebutkan bahwa digitalisasi tidak hanya dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga dapat mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Adapun dari sisi Masyarakat, digitalisasi pembayaran pajak, retribusi, dan layanan publik menjadi lebih cepat dan mudah.

Baca Juga  Walikota Eva Dwiana Gratiskan Warga Bandar Lampung Berobat Penyakit Dalam

Digitalisasi juga mendorong inklusi keuangan yang sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menetapkan target peningkatan inklusi keuangan secara bertahap, dimulai dari baseline tahun 2025 sebesar 85,5% dan 97,2% pada tahun 2045 ke dalam Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang. (Rls/SA)