oleh

Langka, Pelaut Italia Temukan Hiu Berwajah Babi yang Mengambang di Laut

-Artikel-38 views

5W1HIndonesia.id, Internasional – Petugas angkatan laut Italia dikejutkan dengan penemuan seekor hiu berwajah babi saat sedang berpatroli di perairan Marina Darsena Medicea di kota Portoferraio, pulau Elba, Italia.

Dilansir dari kumparan melalui Mirror, ikan yang langka itu kemudian diangkat dari perarian dan kemudian dibawa menuju pesisir pantai pulau Elba, Italia. Hal itu membuat warga sekitar menjadi heran karena melihat ikan aneh ini.

Lantas para warga setempat menduga bahwa hewan ini merupakan jenis ikan mutan, tetapi itu dibantah oleh para ahli dan menyebutnya sebagai Hiu Angular Roughshark (Oxynotus centrina) yang sangat langka.

Baca Juga  POCO M3, HP Murah Kualitas Dewa Rilis di Indonesia

Spesies ini juga telah terdaftar dalam IUCN Red List of Threatened species yang artinya tergolong hewan yang terancam punah dan langka. Hewan langka ini memiliki ciri-ciri yang khas yaitu berkepala lebar dan pipih, kemudian hidung atau moncongnya rata dan tumpul, sehingga sering disebut mirip babi.

Ketika lahir memiliki ukuran kurang dari 25 cm dan saat dewasa bisa mencapai sekitar 1,5 meter. Biasanya, hiu babi ini biasa berenang di kedalaman hingga 700 meter di bawah permukaan laut.

Baca Juga  Gamer Wajib Tahu. Epic Game Store Gratiskan Beberapa Game

Cara berenang hiu ini dengan meluncur di dasar laut terkadang juga melayang di atas permukaan dasar laut yang berpasir atau berlumpur. Habitatnya berada di Samudra Atlantik Timur dan Mediterania, hiu itu biasa memangsa cacing, krustasea, atau moluska.

Kepada media lokal setempat, Yuri Tiberto dari Elba Aquarium mengatakan bahwa hiu tersebut terkadang menampakkan diri kepada warga saat berlayar di sekitar perairan kepulauan Tuscan, Italia.

Baca Juga  3 Alasan Rano Karno Pilih Zaenab Ketimbang Sarah di Akhir Kisah Cinta Si Doel

“Di laut kepulauan Tuscan, begitu kaya keanekaragaman hayati, sehingga tidak jarang menemukan ikan ini. Saya dapat mengatakan bahwa saya sering menerima laporan yang memberi tahu saya tentang ‘ikan babi’ yang berakhir di jaring nelayan lokal,” kata Tiberto dikutip dari kumparan.

Dirinya mengaku pernah mencoba memelihara Hiu Angular Roughshark ini di sebuah tangki akuarium, tetapi itu tidak berlangsung lama lantaran spesies ini yang tidak mudah beradaptasi pada tempat penangkaran.(FO)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed