Dirhan mewakili pihak keluarga menjelaskan bahwa Ibu Ida pulang dari rumah orang tuanya menggunakan sepeda motor pada bakda Isya pada Kamis (12/11).
Saat di perjalanan Ibu Ida ditabrak oleh pemuda setempat yang tengah bonceng tiga dan tanpa lampu utama.
“Untuk penerangan hanya menggunakan lampu senter di kepala, saat kejadian lampu senter terjatuh dan membuat pengendara oleng, sehingga menabrak Ibu Ida,” paparnya.
Kondisi Ibu Ida yang tengah hamil tua harus menjalani dua kali operasi, yaitu operasi bagian kepala dan operasi caesar. “Saat ini Ibu Ida sudah menjalani operasi bagian kepala dan masih membutuhkan biaya lebih dari seratus juta rupiah,” terangnya.
Ibu Ida sehari-hari sebagai kader Posyandu dengan honor yang tidak telalu besar sehingga untuk pengobatan sangat menggantungkan bantuan dari para dermawan.
“Kami mewakili Keluarga Ibu Ida mengapresiasi teman-teman relawan yang berjuang menggalang dana untuk kesembuhan Ibu Ida, kami berharap semua Komunitas bisa turun galang dana supaya cepat bisa mendapatkan semua penanganan medis,” tutupnya. (Rls/SA)











