Oleh karena itu, Pj. Gubernur mengatakan bahwa percepatan penurunan stunting 2024, perlu dioptimalkan sebagai upaya pendampingan dengan memperhatikan beberapa hal :
1. Fokus pada sasaran Keluarga Beresiko Stunting (KRS) khususnya Ibu Hamil dan Baduta (Bayi Bawah Dua Tahun)
2. Pendampingan Calon Pengantin sebagai bentuk intervensi spesifik dan sensitif
3. Penguatan kelembagaan koordinasi dan fungsi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) disetiap tingkatan (Kecamatan dan Desa/Kelurahan)
4. Memperkuat Kolaborasi lintas sektor untuk melakukan operasional di akar rumput/lini lapangan.
6. Mengoptimalkan peran Tim Pendampingan Keluarga (TPK) dalam pelaksanaan pendampingan keluarga.
Pada tahun 2024 ini Rumah Data Kependudukan Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat mendapatkan Apresiasi Pengelola Terbaik I Tingkat Nasional dalam Rangka Hari Keluarga Nasional ke-31 di Kota Semarang Jawa Tengah.
Pj. Gubernur berharap, Kampung Keluarga Berkualitas menjadi sarana bersama dalam melaksanakan revitalisasi Program Bangga Kencana termasuk program Percepatan Penurunan Stunting.
Pj. Gubernur juga berharap melalui Seminar Kependudukan ini, peserta khususnya mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang sama, sehingga terbangun komitmen dalam memperkuat kolaborasi progra, baik ditingkat pemerintah daerah maupun di lapangan.
“Jangan pernah lelah, jangan pernah berhenti untuk mencari peluang-peluang, untuk membangun Provinsi lampung ini, karena disitulah kehebatan akan muncul pada saat kita dipaksa untuk berbuat sesuatu dan berkarya di Provinsi lampung, saya berharap ITERA ini menjadi pemikir-pemikir yang bisa menggerakkan provinsi lampung di masa yang akan datang,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Nurizky Permanajati sekaligus sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar Kependudukan mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan seminar pendudukan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta komitmen dari Mitra pemerintah khususnya perguruan tinggi.
Nurizky juga menyampaikan bahwa acara ini diharapkan dapat menumbuhkan daya tarik kalangan mahasiswa dalam menanggapi berbagai masalah kependudukan dan isu-isu kependudukan yang ada sekaligus meningkatkan koordinasi dan konsolidasi program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga kependudukan dan keluarga berencana) dan juga pecepatan penurunan stunting di provinsi Lampung. (Rls/SA)











