Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, akan menyalurkan bantuan pupuk hayati cair kepada masyarakat serta memberikan fasilitas pembuatan pupuk agen hayati di setiap pekon.
“Satu pekon saya kasih satu fasilitas pembuat pupuk agen hayati. Selain itu, 10 unit Driyer juga akan diserahkan untuk masyarakat Kecamatan Suoh dan BNS,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pembangunan di wilayahnya.
Ia menuturkan Kecamatan Bandar Negeri Suoh dan Suoh merupakan kawasan strategis penghasil berbagai komoditas pertanian yang berperan penting dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional.
Menurut Parosil, perbaikan infrastruktur jalan telah lama menjadi harapan masyarakat karena selama ini distribusi hasil pertanian masih terkendala kondisi jalan yang belum memadai.
“Perbaikan jalan ini sangat dinanti masyarakat, karena selama ini pendistribusian hasil pertanian terkendala akses yang belum maksimal,” ucapnya.
Parosil juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan menjaga proses pembangunan agar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Pertemuan antara Gubernur Lampung, Bupati Lampung Barat, dan masyarakat tersebut menjadi wujud sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Lampung Barat. (Rls/SA)











