Kafilah Provinsi Lampung yang diberangkatkan berjumlah 57 orang, terdiri atas satu koordinator, sembilan pendamping, empat pelatih, delapan official, dan 33 peserta.
Persiapan kafilah telah dilakukan secara terencana dan berkesinambungan melalui tahapan seleksi, pembinaan, pemusatan latihan atau training center sebanyak tiga tahap, serta pembinaan secara daring sebanyak dua tahap selama 45 hari.
Seleksi peserta dilaksanakan di Masjid Raya Al Bakri sebagai bagian dari proses penjaringan putra-putri terbaik yang akan mewakili Lampung. Selanjutnya, para peserta menjalani pemusatan latihan untuk meningkatkan kemampuan, penguasaan materi, kesiapan, dan mental menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Pemusatan latihan tahap ketiga dilaksanakan selama dua hari sekaligus menjadi bagian akhir pemantapan sebelum kafilah diberangkatkan menuju Jawa Tengah pada Jumat (11/9/2026).
Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan Lampung dalam MTQ Nasional menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memelihara, meningkatkan, dan mengembangkan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
MTQ juga menjadi momentum untuk terus menggaungkan syiar Al-Qur’an sekaligus memperkuat generasi Qur’ani di Provinsi Lampung.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Firsada bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza menyerahkan tali asih secara simbolis kepada perwakilan Kafilah Provinsi Lampung sebagai bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah Provinsi Lampung.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh kafilah dapat tampil optimal, menjunjung sportivitas, menjaga nama baik daerah, serta memberikan prestasi terbaik pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.
“Selamat berjuang, jaga kesehatan, tampilkan kemampuan terbaik. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan, kemudahan, kelancaran, ketenangan, dan meridai setiap langkah perjuangan Kafilah Provinsi Lampung,” pungkasnya.
(Rls/SA)











