“Kalian membawa nama orang tua, daerah, dan sekolah masing-masing, serta membawa nama Provinsi Lampung di pundak kalian. Lakukan dengan tenang, bangga, dan percayalah pada diri kalian, pada tim, serta pada Lampung. Indonesia menaruh harapan besar di pundak adik-adik sekalian dari tanah Sai Bumi Ruwa Jurai ini,” ujarnya memotivasi.
Lebih lanjut, Wagub memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina, pelatih, pamong, serta panitia. Wagub menyadari bahwa proses pembinaan tidak sekadar mengajarkan baris-berbaris, melainkan investasi terbesar bangsa dalam membentuk karakter, kedisiplinan, integritas, serta kecintaan generasi muda terhadap Tanah Air.
Mengingat momentum Hari Kemerdekaan, Wagub juga mengajak seluruh pihak untuk menaruh rasa hormat dan empati kepada masyarakat luas yang hingga hari ini masih terus berjuang menghadapi berbagai dinamika dan tantangan sosial ekonomi.
Semangat kemerdekaan harus dimaknai dengan kepedulian terhadap sesama agar Indonesia tetap tegak berdiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Prosesi pengukuhan ini berlangsung khidmat, ditandai dengan pernyataan pengukuhan secara resmi oleh Wakil Gubernur selaku pembina upacara.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pemasangan lencana secara simbolis kepada pemimpin upacara, serta penyerahan pedang perwira sebagai tanda pengawal pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih. (Rls/SA)











