oleh

Posisi Bercinta Bisa Bikin Penis Patah, Hati-hati Doggy Style Salah Satunya

-Lifestyle-65 views

5W1HIndonesia.id, Seksiologi – Dr. Karan Raj, dokter bedah dari NHS yang tenar di TikTok membagikan pengetahuannya tentang beberapa posisi bercinta yang berbahaya bagi kaum pria.

Dikutip dari Kumparan, hal tersebut juga dijelaskan penelitian studi dengan judul ‘Mechanisms Predisposing Penile Fracture and Long-Term Outcomes on Erectile and Voiding Functions’ yang tayang di jurnal Advances in Urology pada April 2014.

Dalam set tersebut itu disebutkan bahwa setengah dari total kasus patah tulang penis saat bercinta yang ditelitinya disebabkan karena posisi perempuan di atas, tetapi tidak dijelaskan apakah itu posisi reverse cowgirl atau bukan.

Baca Juga  Ini yang Terjadi Jika Seluruh Populasi Milenial Jadi Generasi Melek Keuangan

Namun Dr Raj menerangkan bahwa posisi reverse cowgirl adalah posisi bercinta paling berbahaya dan bahkan dapat membuat penis cidera hingga patah.

“Ini adalah posisi seks paling berbahaya menurut sains dan menjadi penyebab 50 persen patah penis. Jika ada dorongan tidak menentu atau jika gerakan kedua pihak tidak sinkron, itu bisa menyebabkan jabberwocky pria terlepas dan hancur oleh tulang kemaluan wanita,” jelas Dr. Karan Raj dalam video di TikTok dikutip dari Kumparan.

Baca Juga  5 Posisi Bercinta Agar Pasanganmu Cepat Hamil

Sementara itu doggy style juga posisi paling berbahaya berikutnya, dari riset ditemukan 28,6 persen pasien mengalami masalah pada penis setelah melakukan posisi tersebut.

Lebih lanjut, 92,9 persen pasien mengalami cedera penis saat melakukan hubungan seks vaginal, dan 7 persen melakukan anal.

“Hipotesis kami adalah, ketika wanita berada di atas, dia biasanya mengontrol gerakan dengan seluruh berat tubuhnya mendarat di penis yang ereksi, tidak dapat menghentikannya ketika penis mengalami penetrasi yang salah, karena kerusakannya biasanya kecil pada wanita ketimbang penis, tidak ada rasa sakit tapi penis merasakan sakit luar biasa,” tulis para peneliti sebagaimana dikutip IFL Science.

Baca Juga  Wadidaw, 7 Kebiasaan Sepele ini Bisa Menyebabkan Kemandulan

“Sebaliknya, ketika pria mengendalikan gerakan, dia memiliki peluang lebih baik untuk menghentikan energi penetrasi sebagai respons terhadap rasa sakit yang terkait dengan kerusakan penis, jadi bisa meminimalisasi cedera,” imbuhnya.(FO/SA)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed