“Dan kami berharap kedepannya Kota Metro dapat mewujudkan keharmonisan antar umat beragama, seperti tertuang dalam visi misi kita untuk mewujudkan Kota Pendidikan yang unggul cerdas dan religius,” pungkasnya.
Usai sekolah partai virtual, Juru bicara DPC PDI-P Kota Metro Surya Darma dalam keterangan pers nya menjelaskan bahwa terdapat 5 sesi dengan 8 pemateri yang diterima Anna Morinda di hari keduanya.
“Yang terakhir materi program anti radikalisme dan intoleransi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan diterima ibu dari Zuhairi Misrawi. Sebelumnya, ibu Anna Morinda juga memperoleh materi tentang misi dan program calon kepala daerah dari Tiga pemateri yaitu Ketua DPP PDI-P bidang Kaderisasi dan Ideologi Djarot Saiful Hidajat, Ketua DPP PDI-P Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun dan anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka,” bebernya.
Surya juga mengatakan bahwa Anna Morinda menerima materi tentang Peta politik nasional, strategi dan program strategis kerakyatan untuk pemenangan pilkada di tengah pandemic Covid-19 yang diisi oleh dua pemateri yaitu Ketua DPP PDI-P bidang pemenangan pemilu Bambang Wuryanto dan Direktur Eksekutif indikator politik, Burhanudin Muhtadi.
“Selanjutnya materi tentang program penguatan UMKM di tengah pandemic Covid-19 diisi oleh Ketua DPP PDI-P bidang kebudayaan yang juga Walikota Surabaya ibu Tri Rismaharini dan ketua DPP PDI-P bidang usaha kecil dan koperasi yang juga anggota DPR RI komisi IV, Mindo Sianipar,” tandasnya.
Setelah itu, Anna Morinda juga menerima materi pemahaman politik hukum sebagai strategi pemenangan yang diberikan oleh Ketua DPP Partai Bidang Hukum, HAM & Perundangan yang juga Menteri Hukum dan HAM, Yosanna H. Laoly. (Rls/SA)











