Nasional

World Standards Day 14 Oktober 2020 : Melindungi Planet Bumi dengan Standar

72
×

World Standards Day 14 Oktober 2020 : Melindungi Planet Bumi dengan Standar

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Jakarta – Isu lingkungan hidup telah menyadarkan manusia tentang pentingnya keberlanjutan lingkungan untuk kesejahteraan manusia.

Beberapa permasalahan lingkungan  antara lain pencemaran lingkungan, pemanasan global, perubahan iklim, kemerosotan keanekaragaman hayati dan sumber daya alam.

Salah satu cara untuk mengurangi dampak pencemaran atau kerusakan lingkungan serta melindungi planet bumi adalah melalui standar.

Hal ini sejalan dengan tema Hari Standar Dunia (World Standards Day) 2020 yang diperingati setiap tanggal 14 Oktober yakni “Protecting the Planet with Standards”.

Baca Juga  BSN Undang Jurnalis Ikuti Anugerah Jurnalistik BSN 2021

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S. Achmad mengatakan tujuan utama standar adalah melindungi kesehatan, keamanan, keselamatan serta fungsi lingkungan hidup.

“Standardisasi dan penilaian kesesuaian membantu mengurangi dampak lingkungan dari produksi dan proses industri, memfasilitasi penggunaan kembali sumber daya yang terbatas dan meningkatkan efisiensi energi untuk melindungi bumi demi masa depan anak cucu kita,” tutur Kukuh di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Baca Juga  Ini Pentingnya Konsumsi Garam, BSN Tetapkan SNI Garam Beriodium

Standar terkait lingkungan, lanjut Kukuh, mencakup semua aspek penghematan energi, kualitas air dan udara. Sampai dengan bulan Agustus 2020, BSN telah menetapkan 13.283 SNI.

Baca Juga  Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Ikuti Rapat Paripurna Istimewa HUT RI ke-78

Dari jumlah tersebut, 976 SNI diantaranya SNI terkait Kesehatan, keselamatan, dan lingkungan. Sebagai contoh, SNI yang banyak diterapkan industri terkait lingkungan adalah SNI ISO 14001:2015 Sistem manajemen lingkungan – Persyaratan dan panduan penggunaan.

“ISO 14001 sendiri adalah standar yang disepakati secara internasional yang menetapkan persyaratan untuk sistem manajemen lingkungan (SML),” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *