Bandar LampungLampungPemerintahan

40 Orang Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Bandar Lampung

31
×

40 Orang Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Sebanyak 40 orang menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua di tahap pertama berlokasi di halaman gedung Mal Pelayanan Publik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Jumat (29/1/2021).

Sebelumnya, pemberian vaksin tahap pertama pada dosis pertama dilaksanakan pada Jumat (15/1) lalu kepada sebanyak 20 pejabat publik dan Forkopimda.

“Semua yang divaksin kemarin ada 20 orang lebih di kantor wali kota ini pada dosis pertama sehat semua. Hari ini vaksin yang kedua. Mudah-mudahan lebih seger lagi karena ini kan kekebalan tubuh dari Covid-19 ini,” ucap Herman HN, Wali Kota Bandar Lampung saat dijumpai.

Baca Juga  Lindungi Warga Bandarlampung dari Covid-19, Herman HN Minta Seluruh Camat Lakukan Penyemprotan Disinfektan

“Ini juga umum yang ikut ada dari wartawan, lawyer, cleaning service, pelayanan Disdukcapil, Kepala Dinas Perindustrian, Kabag Kesra ikut juga. Banyak yang ikut,” lanjutnya.

Jumlah yang divaksin pada hari ini sebanyak sekitar 40 orang termasuk yang lama berjumlah 20 orang ditambah yang baru sekitar beberapa belas orang.

Baca Juga  Peringati HUT Bandar Lampung ke 342, Pemkot Sediakan Operasi Katarak dan MOW

Sementara keseluruhan yang sudah divaksin di Bandar Lampung sampai hari ini sebanyak 3.469 orang atau sekitar 35 persen sudah diberikan vaksin.

“Saya minta kepala dinas kesehatan supaya jangan lama-lama bila perlu sebulan 9 ribu vaksin dari pusat itu habis,” pinta Herman.

“Saya ingin rakyat Bandar Lampung harus sehat semua,” timpalnya.

Ia juga meminta kepada penerima vaksin yang dosis kedua agar menginformasikan ke masyarakat bahwa vaksin ini tidak ada masalah apa-apa.

Baca Juga  Pondok Pesantren Manba'ul Haq Menggelar Ikrar Setia Pada Pancasila

“Malahan yang diberi seger dan sehat semua. Jangan takut jika untuk kekebalan tubuh. Saya karena umur saja tidak bisa,” ucapnya.

Ia mengaku bahwa sebenarnya ingin duluan diberikan vaksin Covid-19 tersebut tapi karena terbentur umur.
“Umur di atas 60 tahun tidak bisa saya kan masuk 65 tahun. Saya ingin bagaimana harus sehat semua,” pungkasnya. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *