Dari Abu Qotadah, Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian minum, janganlah bernapas di dalam bejana. Jika buang hajat, janganlah memegang kemaluan dengan tangan kanannya. Janganlah pula beristinja’ dengan tangan kanan.”
6. Diam saat berada di kamar mandi
Rasulullah menganjurkan umatnya untuk diam saat berada di kamar mandi. Bahkan, jika ada yang memberi salam, sebaiknya tetap diam dan tak perlu menjawab. Dari Ibu ‘Umar RA beliau berkata, “Ada seseorang yang melewati Rasulullah SAW dan beliau sedang kencing. Ketika orang itu memberi salam, beliau tidak membalasnya”.
7. Baca doa keluar kamar mandi dalam hati
Sama seperti saat memasuki kamar mandi, doa juga harus diucapkan, namun dalam hati saja. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Nabi SAW biasa setelah beliau keluar kamar mandi, beliau mengucapkan ‘ghufronaka’ (Ya Allah, aku memohon ampun pada-Mu)”.
Adapun bacaan doanya, yakni “Ghufranaka. Alhamdulillahilladzi azhaba ‘annil dzaa wa’aafaanii”. Artinya dari doa ini adalah “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dan badanku dan sudah menyejahterakan.
Demikian informasi terkait adab di kamar mandi yang penting untuk diketahui umat muslim. Ingatlah bahwa kamar mandi merupakan tempat tinggal setan sehingga harus menerapkan adab sesuai syariat Islam.






