Zona Muslim

4 Adab Makan dalam Islam yang Dianjurkan Rasulullah SAW

×

4 Adab Makan dalam Islam yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Sebarkan artikel ini
adab makan dalam Islam
Photo by ambroo on Pixabay

Selain menggunakan tangan kanan, Nabi SAW juga menganjurkan umatnya untuk makan dengan tiga jari lalu menjilatinya sebelum dibersihkan. Apabila ada satu suap makanan terjatuh dari tangan, beliau tidak akan meninggalkannya melainkan membersihkan dan memakannya.

Tidak sambil berdiri

Dalam sebuah hadis, Anas Bin Malik menuturkan bahwa Rasulullah SAW pernah menyebutkan bahwa makan sambil berdiri merupakan perbuatan yang buruk. Nabi SAW bersabda, “Kalau makan sambil berdiri, maka itu lebih buruk dan keji,” (HR Muslim).

Larangan untuk makan dan minum sambil berdiri bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, ada banyak keburukan akibat makan sambil berdiri, salah satunya asam lambung naik ke kerongkongan hingga mengakibatkan sel-sel kerongkongan mengalami iritasi.

Tidak meniup makanan yang panas

Adab makan yang sesuai anjuran Rasulullah SAW selanjutnya adalah tidak meniup makanan atau minuman panas. Nabi SAW bersabda, “Apabila kalian minum, janganlah bernafas di dalam gelas, dan saat buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan menggunakan tangan kanan”.

Alasan larangan meniup makanan dan minuman yang panas, yakni dapat membahayakan kesehatan. Menurut beberapa penelitian ilmiah, udara yang keluar melalui tiupan atau hembusan napas merupakan udara rusak dan penuh dengan zat karbon dioksida.

Makanan bisa terpapar oleh bakteri helicobacter pylori yang menyebar melalui pernapasan. Bakteri ini akan menyebabkan peradangan pada lapisan lambung yang berakhir menjadi tukak lambung.

Demikian informasi terkait adab makan dalam Islam yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Apabila ingin mendapatkan keberkahan, maka pastikan untuk mengikuti adab makan dan minum yang baik, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *