4. Berpuasa Sunnah
Puasa sunnah tak hanya bisa dilakukan di hari biasa melainkan juga pada malam satu suro. Untuk puasa yang dilakukan saat bulan Muharram, yaitu Puasa Tasua (9 dan 11 Muharram) dan Puasa Asyura (10 Muharram).
Puasa satu ini tidak harus dilaksanakan tiga hari berturut-turut, tetapi boleh satu atau dua hari saja. Selain itu, ada pula puasa sunnah lain yang bisa ditunaikan, seperti Puasa Ayyamul Bidh di mana waktunya berlangsung pada tanggal 13. 14, dan 15 Muharram.
5. Memotong Kuku
Amalan selanjutnya yang bisa dilakukan saat malam satu suro adalah memotong kuku. Memotong kuku menjadi salah satu sunnah yang dianjurkan dan sudah dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Lima perkara merupakan fitrah (sesuci) yaitu, memotong bulu kemaluan, berkhitan, memotong kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku”. Dari hadis ini, ahli fiqih memberikan hukum sunnah pada kegiatan yang memiliki orientasi kebersihan dan kerapihan, seperti memotong kuku.
Apabila sudah mengetahui amalan satu suro, jangan lupa untuk segera mempraktikkannya. Selain mendapatkan pahala yang banyak dan berlimpah, melakukan amalan sunnah pada saat malam satu suro juga akan mendekatkan diri Sang Pencipta, Allah SWT.





