“Kepercayaan ini bukan hanya suatu kehormatan tetapi juga tanggung jawab besar untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan nelayan serta masyarakat pesisir di Lampung,” ucap Gubernur.
Gubernur mendorong pemerintah daerah bersama masyarakat untuk mendukung target nasional pembangunan 1.000 KNMP guna penguatan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup nelayan, serta berupaya maksimal agar Lampung dapat kembali mendapat alokasi KNMP pada tahun 2026.
Terkait kewaspadaan bencana, Gubernur meminta agar peringatan dini dari BMKG terkait potensi banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir Indonesia menjadi perhatian bersama dan diinformasikan kepada keluarga serta masyarakat.
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru yang bertepatan dengan musim hujan, ia mengimbau semua pihak untuk selalu waspada, memperbaharui, dan menyebarkan informasi cuaca dari situs resmi. “Healing itu penting tapi keselamatan yang utama,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Gubernur mengimbau seluruh ASN di Provinsi Lampung untuk menunjukkan empati dan tanggung jawab moral sebagai aparatur negara dengan membantu korban bencana alam banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui Bumbung Kemanusiaan Korpri.
Proses penggalangan dana ini ditekankan harus berjalan tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagai wujud respon cepat ASN Lampung yang sejalan dengan instruksi nasional Korpri yang menekankan nilai kejujuran, empati, tanggung jawab, serta kesiapsiagaan ASN dalam penanganan bencana. (Rls/SA)











