Bandar LampungLampung

BPS Bandarlampung Kembali Laksanakan Sensus

33
×

BPS Bandarlampung Kembali Laksanakan Sensus

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia, Bandarlampung — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandarlampung, kembali melaksanakan sensus penduduk sebagai tindakan untuk pemutakhiran data pada sensus sebelumnya.

Kegiatan sensus lanjutan itu dimulai dari Walikota Bandarlampung Herman HN, yang selanjutnya akan dimulai kepada warga mulai dari 1 hingga 30 September 2020.

Kepala BPS Kota Bandarlampung Ahmad Nasrudin menerangkan, untuk kegiatan sensus kali ini petugas yang melaksanakan sensus secara langsung sebanyak 625 yang tersebar di 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan.

Baca Juga  Pj Gubernur Samsudin Terima Kunker Kepala BPS Provinsi Lampung

“Seluruh petugas sensus ini sebelumnya sudah kita rapid test dan hasilnya negatif bebas dari virus Covid-19. Selain itu juga petugas dilengkapi dengan APD sebagai tindakan pencegahan terhadap virus corona,” ungkapnya, Selasa (1/9/2020).

Kemudian, kepada masyarakat BPS Kota Bandarlampung mengimbau agar dapat mengenali ciri-ciri petugas sensus dari BPS setempat. Petugas asli memakai rompi sensus, memiliki surat tugas dan tanda pengenal. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya oknum yang dapat memanfaatkan kegiatan sensus ini.

Baca Juga  Masuk Zona Merah Lagi, Wali Kota Herman HN Ingatkan Masyarakat Lebih Perhatian

“Saya menyarankan kpd masyarakat apabila terdapat oknum petugas yanh tidak bsa menunjukkan kelengkapan sebagai petugas jangan diterima, berarti itu bukan petugas sensus, petugas kita juga dilengkapi masker, sarung tangan dan APD,” tegasnya.

Terakhir, BPS mengimbau kepada warga Kota Bandarlampung untuk dapat bersama menyukseskan kegiatan sensus penduduk tahap kedua ini dan sensus ini tidak berlangsung lama.

Baca Juga  Ketua LKKS Lampung Bagi-bagi Takjil di Kota Bandar Lampung

“Sekarang meskipun warga sudah daftar sensus online akan di konfirmasi kembali untuk memastikan masih di lokasi dan wawancara tidak sampai 5 menit, seluruh penduduk di bandar lampung termasuk yang belum sensus online kita datangi,” pungkasnya. (AI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *