5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Persoalan perempuan dan anak sebagai kelompok yang rentan dari tindak kekerasan memerlukan perhatian dan upaya yang sungguh-sungguh dari seluruh pemangku kepentingan khususnya dalam kondisi pandemi saat ini.
Hal tersebut disampaikan Eva Dwiana, Wali Kota Bandar Lampung saat memberikan sambutan sekaligus membuka Pelatihan Manajemen Kasus bagi Lembaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Bandar Lampung di Hotel Emersia, Kamis (1/7/2021).
“Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan penanganan kasus diperlukan sumber daya yang berwawasan gender, tangguh dan memiliki kepedulian tinggi,” paparnya.
“Untuk itu SDM Lembaga Layanan memerlukan penguatan melalui pelatihan manajemen kasus,” sambung Eva.
Pada kesempatan ini, ia mengucapakan terima kasih kepala Lembaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak yang telah melakukan upaya penanganan terhadap kasus-kasus pada perempuan dan anak di Kota Bandar Lampung.
“Melalui kegiatan ini saya berharap komitmen dan sinergitas antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Lembaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak semakin solid dalam melakukan penanganan dan pendampingan kasus yang terjadi di wilayah Kota Bandar Lampung,” ucapnya.
Sehingga tindak kekerasan di wilayah Kota Bandar Lampung dapat tertangani dengan lebih cepat dan lebih baik.
Eva Dwiana berharap acara ini berjalan dengan baik dan kepada peserta selamat mengikuti kegiatan ini.
“Semoga apa yang diperoleh peserta dapat benar-benar bermanfaat untuk mengurangi kasus-kasus kekerasan perempuan dan anak di Kota Bandar Lampung,” tandasnya. (SA)











