4. Hindari tidur dengan posisi tengkurap
Menurut Imam Tirmidzi, Rasulullah SAW menyebut bahwa tidur tengkurap merupakan posisi yang tidak disukai oleh Allah SWT. Selain larangan dari Allah SWT, posisi tidur tengkurap dalam medis juga tidak baik untuk kesehatan tubuh.
Tidur pulas dengan posisi badan tengkurap dalam waktu lama akan membuat otot dada atau otot pernapasan tidak bisa mengembangkan dada secara maksimal. Apabila berlangsung lama dan menjadi kebiasaan, maka hal ini bisa mengakibatkan kesulitan bernapas.
5. Tidak tidur terlentang
Selain tengkurap, Rasulullah juga tidak menyarankan posisi tidur terlentang dalam waktu lama. Menurut kajian medis, tidur terlentang dapat menekan dan menggesekkan tulang punggung. Tak hanya itu, tidur dengan terlentang juga akan menyebabkan seseorang bernapas melalui mulut.
6. Tidur lebih awal setelah shalat isya
Cara tidur Nabi Muhammad SAW yang dapat ditiru selanjutnya, yaitu tidur lebih awal selepas shalat isya. Jika tidak ada kepentingan mendesak, usahakan untuk segera tidur malam. Sebab, begadang yang tidak bermanfaat justru bisa merugikan kesehatan tubuh.
Demikian informasi terkait cara tidur Rasulullah yang bisa dicoba karena banyak manfaat dibaliknya. Pastikan untuk mengikuti cara tidur Nabi ini agar bisa memperoleh gaya hidup yang sehat, ya.





