Kesehatan

Dampak Buruk Buang Air Besar Sembarangan Bisa Menyebabkan Kematian

×

Dampak Buruk Buang Air Besar Sembarangan Bisa Menyebabkan Kematian

Sebarkan artikel ini

5W1HINDONESIA.ID, KESEHATAN – Sudah 75 tahun Indonesia merdeka sejak masa penjajahan kolonial belanda hingga jepang namun hingga saat ini salah satu kebiasaan buruk buang air besar sembarangan nampaknya masih belum bisa dihilangkan.

Sebut saja di beberapa kota besar di Indonesia masih dengan mudah kita temui sistem sanitasi yang buruk, baik itu buang air besar sembarangan sampai pembuangan tinja yang langsung ke sungai.

Minimnya kesadaran masyarakat atau malah tidak peduli akan sanitasi tentu menjadi masalah besar bagi pemerintah. Dalam hal ini, nampaknya pejabat pun abai dan sedang asik dengan dunia politik saling goreng sana dan sini.

Padahal, permasalahan sanitasi ini cukup urgent dan menjadi topik pembahasan para penggiat sanitasi sehat, organisasi kesehatan dan kaum pecinta lingkungan.

Nah, redaksi 5W1H sudah merangkum beberapa dampak buruk yang bisa berakibat fatal jika perilaku buruk ini terus berlanjut hingga turun temurun. Bahkan bisa menyebabkan kematian lho!

Sistem Sanitasi Buruk Bisa Mencemari Air Bersih

Tidak adanya penampungan tinja atau septitank serta pengolahan tinja yang buruk bisa berdampak pada pencemaran air sungai dan laut.

Hal ini bisa terjadi jika pembungan tinja langsung di alirkan ke sungai dan tentu akan bermuara ke laut. Dan sudah barang tentu, bakteri E. Coli menjadi sebuah momok yang menakutkan saat kita akan meminum air yang sudah tercemar.

Gizi Buruk

Sanitasi buruk bisa berakibat pada gizi pada anak lho bund!

Tentu saja hal ini bisa terjadi lantaran lingkungan yang tercemar akibat tidak adanya penampungan bahkan pengolahan tinja yang baik dan layak.

Gizi buruk tentu akan berpengaruh kepada intelektualitas seseorang dan bahkan bisa berpotensi menyebabkan stunting atau orang dengan bertubuh pendek.

Menimbulkan Berbagai Macam Penyakit

Kotoran yang dibuang sembarangan bisa dikerubungi oleh lalat.

Jika lalat itu terus menerus ada di sekitar kita, bakteri yang ada di lalat bisa menyebar ke makanan dan minuman kita.

Jika sudah begitu, kita bisa terkena penyakit diare dan kolera.

Menyebabkan Kematian

Dampak yang dirasakan dari kebiasaan buruk ini adalah anak-anak.

Pada dasarnya, daya tubuh anak-anak dengan orang dewasa jelas berbeda. Sehingga, penyakit yang di derita orang dewasa belum tentu bisa dilawan orang imun anak-anak.

Informasi yang didapata dari Uncef Indonesa, sedikitnya ada 15 – 22 anak yang meninggal akibat dari perilaku buruk yang sudah turun temurun ini.

(Cr)

Sumber: Unicef Indonesia, grid.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *