5W1HINDONESIA.ID, BANDAR LAMPUNG – Kepala Dinas PU Bandar Lampung, Iwan Gunawan optimis pembangunan jembatan pulau pasaran akan rampung pada akhir tahun 2022.
Meskipun pada awal pengerjaan tahap II sempat tertunda hingga berminggu-minggu, Iwan menegaskan hal tertesebut tidak berpengaruh pada target pembangunan.
“Kita itu punya jadwal, dan kita tekankan pada rekanan agar disiplin dengan jadwal itu,” kata Iwan Gunawan pada, Rabu (19/10) di lapangan Saburai,” ujar Iwan.
Tender tahap II pembangunan jembatan telah rampung sejak bulan Juli lalu. Namun pantauan di lapangan pada, Jumat (21/10) pengerjaan jembatan tersebut baru dimulai sejak 3 minggu lalu.
Mengenai hal itu, Iwan menegaskan jika pengerjaan tidak sesuai target, pihak rekanan lah yang akan dirugikan.
“Coba lihat di aturan, kalau semakin lama di tunda-tunda makan dia yang rugi karena akan dikenakan denda,” katanya.
Sementara itu, Agung selaku pengawas proyek pembangunan jembatan pulau pasaran mengatakan pihaknya saat ini sedang mengerjakan pemasangan pier head.
“Untuk saat ini kita sedang dalam tahap pemasangan pier head kaya yang di flyover itu,” katanya.
“Dan ini kan kita tidak mengikuti desain yang lama, artinya lebar jembatan menjadi 2,9 dengan panjang 120 meter,” imbuh dia.
Soal kendala yang dihadapi, Agung menjelaskan belum ada kendala yang begitu berat.
“Kalau kendala paling cuaca dan pengangkutan material pembangunan saja yang harus muter,” ungkapnya.
Agung pun optimis, pengerjaan proyek jembatan pulau pasaran akan rampung ada akhir bulan Desember 2022.











