NasionalPemerintahan

Ditjen Bina Keuda Gelar Peningkatan Kapasitas ASN, Internasilasi BerAKHLAK dan ESQ

×

Ditjen Bina Keuda Gelar Peningkatan Kapasitas ASN, Internasilasi BerAKHLAK dan ESQ

Sebarkan artikel ini
Ditjen Bina Keuda Kemendagri menggelar kegiatan peningkatan kapasitas ASN, internalisasi BerAKHLAK dan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) || Foto: Istimewa

Core values BerAKHLAK ini, mari kita jadikan budaya kerja kita bersama! Sehingga kita bangga melayani bangsa, bangga melayani rakyat,” jelas Fatoni.

Fatoni melanjutkan, untuk itu, upaya pembangunan budaya BerAKHLAK menjadi aspek utama penguatan manajemen perubahan dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.

Penguatan peran agen perubahan atau agent of change dalam aktivasi budaya kerja ASN menjadi sorotan penting. “Di sinilah internalisasi core values menjadi penting untuk membawa organisasi birokrasi menjadi agile dan adaptif terhadap perubahan,” tambah Fatoni.

Fatoni juga menekankan, kinerja harus tegak lurus antara kompetensi dan energi. “Kedua poin tersebut harus di eksplore oleh ASN. Karenanya, kompetensi tanpa adanya usaha sama dengan nol, begitupun sebaliknya, maka ASN perlu terus mengupgrade kemampuan diri agar bisa terus fight dan tidak tertinggal nantinya,” kata Fatoni.

Senada dengan Dirjen Bina Keuda Kemendagri, Licensed Trainer ESQ Leadership Center, Iman G Herdimansyah pada penyampaian materi mengutarakan, kunci sukses ASN yakni menjadikan ASN super agility.

“Untuk mewujudkan “ASN Super Agility” maka para ASN harus memiliki Change Agility, mampu beradaptasi dengan perubahan. Mental Agility, bertahan dalam kondisi apapun. People Agility, siap bekerja sama dengan siapa pun. Learning Agility, semangat belajar terus menerus dan Result Agility, Tetap berprestasi dalam kondisi apapun,” tandas Iman G Herdimansyah.

Iman G Herdimansyah menjelaskan, berat dan ringannya tugas yang dijalani oleh ASN bergantung mindset. “Akan berubah makna bila kita gunakan niat. Tugas akan ringan bila niat kita tujukan untuk kebaikan dan kemanfaatan,” paparnya.

“Transformasi diri ke level ASN intra-dependent dan level inter-dependent dengan perubahan mindset melalui ESQ matrix yang diawali dengan meaning and purpose, kontribusi, perkembangan, cinta dan relasi, eksistensi diri, tantangan, dan kepastian,” tutup Iman G Herdimansyah. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *