Bandar LampungLampungPemerintahan

Dukung Hari Kamis Beradat, Mighrul Lampung Bersatu dan Unila Hadirkan Kursus Daring Bahasa Lampung Gratis

×

Dukung Hari Kamis Beradat, Mighrul Lampung Bersatu dan Unila Hadirkan Kursus Daring Bahasa Lampung Gratis

Sebarkan artikel ini
Mendukung gerakan Hari Kamis Beradat di lingkungan pemerintah dan satuan pendidikan, DPP Mighrul Lampung Bersatu berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan menghadirkan program Kursus Daring Bahasa Lampung yang terbuka gratis bagi masyarakat || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Mendukung gerakan Hari Kamis Beradat di lingkungan pemerintah dan satuan pendidikan, DPP Mighrul Lampung Bersatu berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan menghadirkan program Kursus Daring Bahasa Lampung yang terbuka gratis bagi masyarakat || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Materi pembelajaran disusun secara komprehensif, mencakup pengenalan kosakata dasar, praktik percakapan, etika berbahasa, hingga kemampuan membaca dan memahami aksara Lampung.

Pendekatan ini memungkinkan peserta tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terampil dalam penggunaan bahasa secara kontekstual.

Selain materi utama, peserta juga akan memperoleh berbagai fasilitas pendukung, seperti modul pembelajaran, pendampingan dari pengajar berkompeten, layanan konsultasi gratis, sertifikat, serta akses ke grup diskusi sebagai wadah berbagi dan memperdalam pemahaman.

Kursus ini tidak dipungut biaya dan terbuka untuk umum, dengan persyaratan sederhana, yakni mampu mengoperasikan aplikasi Zoom, memiliki motivasi belajar yang tinggi, serta berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan memindai barcode pada poster resmi atau melalui tautan yang disediakan panitia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi panitia, Deris (0822-8128-6802) dan Hendri (0852-6245-4902).

Melalui inisiatif ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian Bahasa Lampung semakin meningkat, sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai budaya daerah dalam kehidupan sehari-hari, selaras dengan semangat pembangunan berbasis kearifan lokal di Provinsi Lampung. (Rls/SA)