Elvira menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya membangkitkan kembali kejayaan rempah dan lada Lampung dan mempromosikan produk industri khususnya produk lada dan rempah-rempah kepada masyarakat luas.
Festival ini menyajikan pameran produk, inovasi produk, bazar kuliner, music performance, hiburan, stand up comedy, talkshow, live cooking by chef, games & challenge dan temu bisnis.
Selain itu terdapat pula beragam lomba pra event dan main event yang berhadiah total puluhan juta rupiah.
Elvira Umihanni mengungkapkan bahwa tujuan utama dari Festival adalah untuk mempromosikan produk industri khususnya produk lada dan rempah-rempah kepada masyarakat luas.
Menurutnya, sejak zaman kuno, rempah-rempah telah menjadi harta yang tak ternilai. Mereka bukan hanya bumbu dalam hidangan, tetapi juga merupakan obat penawar, wangi-wangian, bahkan mata uang.
Rute rempah telah membentuk jalur perdagangan dan membuka jendela ke dunia. Budaya dan kekayaan Indonesia tidak terlepas dari keberadaan rempah-rempah ini.
Provinsi Lampung, memiliki tanah yang subur dan merupakan salah satu penyangga utama ekonomi rempah di Indonesia.
Pada Festival ini juga digelar Pemecahan Rekor MURI untuk sajian varian makanan Berbahan Lada Hitam terbanyak dengan jumlah 120 jenis sajian makanan yang disajikan oleh IKM Binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.
Pada kesempatan ini, Gubernur Arinal juga memberikan sejumlah hadiah kepada pemenang lomba di kegiatan Pra Event
Festival Rempah dan Lada 2023.
Gubernur Arinal juga mengapresiasi beberapa IKM binaan Dinas Perindag Provinsi Lampung. (Rls/SA)











