LampungLampung SelatanPemerintahan

Gubernur Lampung Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Galpanda Pondok Muhammadiyah Sidomulo

×

Gubernur Lampung Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Galpanda Pondok Muhammadiyah Sidomulo

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Acara Resepsi Milad ke-111 Muhammadiyah || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Acara Resepsi Milad ke-111 Muhammadiyah || Foto: Adpim Pemprov Lampung

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Anwar Abas menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Pesantren dan Masjid Galpanda Pondok Muhammadiyah.

Dia berharap akan mampu menjadi pesantren yang mandiri, dengan melakukan berbagai usaha ke depannya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW Muhammadiyah Provinsi Lampung Sudarman menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Arinal Djunaidi yang telah berkenan hadir dalam Acara tersebut. “Semoga Bapak Gubernur senantiasa sehat dan hidup dalam keberkahan,” ujarnya.

Tahun ini, jelas Sudarman, Muhammdiyah genap usia 111 tahun dan telah banyak capaian dan prestasi dalam rangka memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

“Kuncinya ada dua yakni karena Pemerintah memberikan perhatian dan fasilitas kepada Muhammadiyah. Dan Muhammadiyah mampu melaksanakan dengan baik serta menjalin hubungan bersama semua elemen,” ujarnya.

“Kedua, seluruh pengurus dan kader Muhammadiyah saling bekerjasama dengan baik,” lanjutnya.

Adapun pembangunan Masjid Galpanda Pondok Muhammadiyah, akan didirikan di atas lahan seluas 4,6 Ha yang merupakan Tanah Wakaf dari Brigjen Pol (Purn) dr. Priyo Kuncoro.

Sebagai dukungan pembangunan awal, Brigjen Pol (Purn) dr. Priyo Kuncoro menyerahkan donasi pembangunan awal dari Keluarga Alumni FK UNS 82 sebesar Rp 185 juta.

“Hari ini secara resmi saya serahkan tanah wakaf ini untuk dikelola dengan baik oleh Muhammadiyah dengan sasaran utama menjadi pesantren. Mengingat tanah ini tanah yang sangat subur, kami sarankan kepada pengelola Pesantren ke depan jadikanlah Pesantren ini menjadi Pesantren Mandiri,” ujarnya.

Adapun total penggalangan dana tahap awal yang berhasil dikumpulkan sekitar Rp 560 juta lebih dan 1.144 sak semen. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *