close
Bandar LampungLampungPemerintahanPeristiwaTulang Bawang Barat

Gubernur Lampung Perintahkan Penanganan Cepat Jembatan Kali Nughik yang Putus

×

Gubernur Lampung Perintahkan Penanganan Cepat Jembatan Kali Nughik yang Putus

Sebarkan artikel ini
Kondisi Jembatan Kali Nughik di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang ambruk akibat hujan deras || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Kondisi Jembatan Kali Nughik di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang ambruk akibat hujan deras || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal langsung memerintahkan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung untuk menangani putusnya Jembatan Kali Nughik di Kabupaten Tulang Bawang Barat setelah menerima laporan resmi tentang kerusakan jembatan tersebut pada Rabu (10/12/2025).

Instruksi itu disampaikan sesaat setelah Gubernur mendapat informasi bahwa jembatan yang merupakan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung itu ambruk sekitar pukul 01.30 WIB akibat hujan deras dan derasnya aliran sungai yang menggerus pondasi.

Baca Juga  Gubernur Lampung Serahkan Remisi dalam Rangka HUT RI ke-76, Sebanyak 130 Napi Dapat Remisi Bebas

Gubernur meminta langkah tanggap darurat dilakukan segera agar mobilitas masyarakat tidak semakin terganggu.

Kepala Dinas BMBK Lampung, atas perintah Gubernur, ditugaskan turun langsung ke lokasi bersama tim teknis untuk melakukan pengecekan struktur, pemasangan rambu pengalihan arus, serta menyiapkan penanganan darurat sebelum perbaikan permanen dilakukan. Gubernur menegaskan bahwa akses warga tidak boleh terputus terlalu lama.

Dalam arahannya, Gubernur juga meminta BMBK melakukan penanganan secepat mungkin untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap terjamin.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Gelar Acara Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Secara Virtual

Putusnya Jembatan Kali Nughik berdampak pada akses beberapa tiyuh, seperti Gunung Katun Tanjungan, Gunung Katun Malai, hingga Karta.

Warga terpaksa memutar melalui jalur Kagungan Ratu menuju Panaragan Jaya, rute yang lebih jauh dan menambah waktu perjalanan.

Kepala Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laili, menuturkan sejak pagi dirinya dan warga berjaga di lokasi untuk mencegah pengendara melintas tanpa mengetahui kondisi jembatan. “Kami khawatir ada masyarakat yang tidak tahu dan tetap melintas. Ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Baca Juga  Ketua Kwarda Pramuka Lampung Lantik Dawam Rahardjo dan Azwar Hadi, Berikut Jabatan Keduanya

Menanggapi laporan warga tersebut, Gubernur mirza memastikan proses penanganan berjalan terstruktur. Ia meminta BMBK dan Pemkab Tulang Bawang Barat berkoordinasi untuk pengamanan lokasi, pembukaan jalur alternatif resmi, serta percepatan analisis kebutuhan perbaikan.

Fokus utama adalah memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga, dan memastikan agar jembatan dapat dibangun kembali dengan standar yang lebih kuat. (Rls/SA)

Visited 10 times, 1 visit(s) today