“Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan penanganan jalan Mayjen Ryacudu sepanjang 3,315 Km ke arah Gerbang Tol Kota Baru yang terdiri atas 2 jalur dan trotoar,” terang Gubernur Arinal.
Dengan penanganan jalan ini diharapkan isu terkait kemacetan, kerusakan jalan dan banjir yang terjadi di wilayah sekitar jalan dapat tertangani dengan baik.
Dengan terbangunnya Jalan Ryacudu yang terkoneksi dengan gerbang Tol JTTS, jelas Gubernur Arinal, telah mengubah tata ruang di sepanjang jalan ini ke arah yang lebih baik.

Juga, menimbulkan multiplier effect khususnya pada sektor perdagangan dan jasa bagi pelaku ekonomi dan land value capture yaitu nilai ekonomi lahan yang terus meningkat.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan penanganan jalan Mayjen Ryacudu sepanjang 3,315 Km ke arah Gerbang Tol Kota Baru yang terdiri atas 2 jalur dan trotoar, antara lain:
Peningkatan jalan dari Tahun 2019 sepanjang 3 Km (sebelah kiri); Peningkatan jalan dari Tahun 2020 sepanjang 2,85 Km (sebelah kanan).
Pelebaran penambahan lajur jalan Tahun 2021 sepanjang 1,6 Km dan Pembangunan Drainase Tahun 2022 sepanjang 1,62 Km (sebelah kiri).
Di tahun 2023 telah dialokasikan anggaran lanjutan drainase sepanjang 3,315 Km (sebelah kanan). (Rls/SA)











