LampungNasionalPemerintahan

Gubernur Lampung Terima Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian

×

Gubernur Lampung Terima Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden Republik Indonesia K.H Ma'ruf Amin menyerahkan Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Aula Istana Wakil Presiden || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Wakil Presiden Republik Indonesia K.H Ma'ruf Amin menyerahkan Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Aula Istana Wakil Presiden || Foto: Adpim Pemprov Lampung

Hal itu, harus disikapi seluruh stakeholder mengingat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan ancaman El Nino membuat wilayah Indonesia lebih kering dibandingkan tiga tahun sebelumnya.

Selama dua tahun terakhir, lanjutnya, sektor pertanian membuktikan mampu menjadi bantalan ekonomi di tengah kompleksitas pemulihan pascapandemi Covid-19, dampak perubahan iklim ekstrem, dan peningkatan ketegangan geopolitik internasional.

“Ketangguhan sektor pertanian makin diuji dengan adanya ancaman krisis pangan akibat El Nino, sehingga mesti ada upaya mitigasi risiko secara komprehensif dan kolaboratif,” tutur Ma’ruf Amin

Wapres mengatakan, sebagai penyedia pangan bagi lebih dari 278 juta penduduk, sektor pertanian mampu mencukupi suplai beras sepanjang 2022–2023.

Produksi beras pada 2022 tercatat lebih baik dari 2021, yakni mencapai 31,5 juta ton. Pada tataran makro, sektor pertanian tumbuh positif secara konsisten. Ekspor produk pertanian pada 2022 berkisar Rp658 triliun.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menyampaikan bahwa Penghargaan Adhikarya Pembangunan Pertanian  ini adalah sebagai wujud apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada para pihak yang telah membuktikan dedikasi, kerja keras, curahan tenaga, pikiran dan waktunya untuk mensuskseskan pembangunan pertanian di Negara kita.

“Penghargaan ini diharapkan dapat semakin memotivasi berbagai pihak selama terlibat dalam pelaksanaan pembangunan di Sektor Pertanian,” ujar Menteri Syahrul Yasin Limpo. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *